51动漫

51动漫 Official Website

Peningkatan Personal Hygiene melalui Cuci Tangan Pakai Sabun untuk Tekan Angka Stunting di Desa Berakit, Kabupaten Bintan

FKM NEWS – Indonesia masih belum terlepas dari bayang-bayang stunting. Turunnya prevalensi stunting pada tahun 2022 menjadi 21,6% belum membuat Indonesia bernafas lega. Pasalnya angka tersebut masih melampaui standar toleransi WHO, yaitu di bawah 20%. Stunting memiliki dampak buruk bagi balita sehinga Sustainable Development Goals (SGDs) secara khusus menyebutkan eliminasi stunting sebagai tujuan kedua.

Kabupaten Bintan merupakan salah satu kabupaten di Kepulauan Riau yang masih berperang dengan stunting, termasuk Desa Berakit. Melimpahnya hasil laut tidak menjadi dukungan terkuat untuk penuntasan masalah stunting di desa tersebut. Banyaknya faktor lain yang turut andil berkontribusi dalam mengumpulan angka stunting, termasuk permasalahan higienitas personal. Berbekal permasalahan ini, Dosen K3 FKM UNAIR, Shinta Arta Mulia, turut andil dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh Airlangga Community Development Hub (ACDH) di Kabupaten Bintan.

Kegiatan yang diusung adalah praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran higienitas personal. Praktik CTPS ini dilakukan pada sosialisasi upaya pencegahan stunting yang dilakukan pada Senin, 18 September 2023 di Balai Desa Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Dengan mengundang ibu balita dan kader di Desa Berakit, kegiatan praktik CTPS ini turut mengajak peserta sosialisasi untuk mempraktikan langsung cara CTPS yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan. Upaya melibatkan partisipasi langsung dari ibu balita dan kader diharapkan dapat menumbuhkan rasa kesadaran dan langkah awal untuk membudayakan cuci tangan menggunakan sabun di Desa Berakit.

Penulis: Shinta Arta Mulia, S.KM., M.KKK., M.GPH

AKSES CEPAT