51动漫

51动漫 Official Website

FPK Peduli Tanam Pohon Kementrian Sosial Masyarakat BEM FPK 2025 : Kolaborasi Hijau: BEM FPK UNAIR X Dinas Kehutanan Tanam TOGA di Lahan Produktif Desa Penatarsewu

Dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) 51动漫 (UNAIR) melaksanakan program pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat itu dilaksanakan pada Sabtu, (26/7/25) di Desa Penatarsewu, Sidoarjo berkolaborasi dengan Program Kerja Kementrian Sosial Masyarakat yaitu FPK Peduli (Tanam 50 Pohon) sebagai bentuk pelestarian lingkungan. Program yang menjadi rangkaian dari pengabdian masyarakat SALMON (Social and Learning Activity with Morality for Nation) bekerjasama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Kota Sidoarjo. Dalam kesempatan itu pihak dinas mendukung dalam bentuk pemberian bibit tanaman obat keluarga sebanyak 50 bibit gratis kepada Regita Aurelia selaku PIC dari kegiatan FPK Peduli.

Kegiatan dilaksanakan di area terbuka seluas 4痬 脳 10痬 (total 40痬虏) di Desa Penatarsewu, yang sebelumnya merupakan lahan kosong dan kini bertransformasi menjadi kebun TOGA produktif yang diberi nama menjadi Asmantoga Pandelasewu.Kegiatan ini diawali dengan pemberian materi terkait mekanisme penanaman pohon di area lahan dan dilanjutkan dengan penyerahan bibit secara simbolis kepada perwakilan kader Asmantoga Pandelasewu. Penanaman dilakukan secara bergantian dengan jenis bibit Tanaman Obat Keluarga yaitu Jahe, Kayu Putih, Tomat, Cabai. Dalam kegiatan tersebut juga mengajak masyarakat Penatarsewu untuk melakukan penanaman secara langsung.

Sebanyak 25 partisipan ambil bagian dalam kegiatan ini, terdiri dari staff Salmon dan kader masyarakat setempat. Kolaborasi antargenerasi ini memperkuat keterlibatan komunitas dalam program yang berbasis pelestarian lingkungan. PIC FPK Peduli, Regita Aurelia menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal pergerakan pelestarian TOGA di Desa Penatarsewu. Selain memberikan manfaat langsung berupa tanaman obat yang dapat dimanfaatkan keluarga, program ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan berbasis alam serta memberdayakan potensi lokal.

 

AKSES CEPAT