51动漫

51动漫 Official Website

Kesan dan Pesan Selama Mengikuti AMW 2025

Mengikuti rangkaian Airlangga Maritime Week (AMW) 2025 merupakan salah satu pengalaman paling berharga bagi kami selama menempuh pendidikan di MAN 1 Kudus. Saat ini kami berada di jenjang kelas XI, masa di mana kami dituntut untuk fokus belajar sekaligus aktif mengikuti lomba penelitian dan karya ilmiah. Sejak awal memilih kelas riset, kami sudah bertekad untuk bisa mengharumkan namabaik sekolah. Perjalanan ini tidak hanya menguji ide inovasi yang kami kembangkan, tetapi juga mengasah mental, kerja sama tim, serta kemampuan public speaking dan komunikasi ilmiah di hadapan juri maupun peserta lain dari seluruh Indonesia.

Awalnya, kami bahkan tidak menyangka bisa ikut AMW攋ujur saja, itu semua karena 渄iracuni oleh kakak kelas yang dulu juga ikut kompetisi ini. Akhirnya, dengan modal semangat, kami mendaftar, menyusun full paper, dan mengirimkan karya ilmiah berjudul BARKYSPRAY-MARINE. Perjalanan kami dimulai dari tahap seleksi 30 besar full paper. Pada tahap ini, kami harus menuangkan ide 淏ARKYSPRAY-MARINE: Inovasi Spray Kitosan dari Limbah Udang sebagai Edible Coating Alami untuk Mempertahankan Kualitas Ikan Laut Berbasis Aplikasi Pintar dalam bentuk karya tulis ilmiah yang runtut, logis, dan sesuai kaidah akademik. Tahap ini mengajarkan kami bahwa penelitian bukan hanya sekadar ide, tetapi juga harus didukung oleh kajian ilmiah, data, dan argumentasi yang kuat.

Setelah itu, kami melangkah ke 10 besar video presentasi. Pada tahap ini, tantangan yang kami hadapi sangat berbeda. Kami dituntut untuk bisa menyampaikan gagasan ilmiah yang cukup kompleks menjadi lebih sederhana, menarik, dan mudah dipahami melalui media video. Proses pembuatan video benar-benar melatih kami untuk berpikir kreatif, inovatif, serta mampu mengkomunikasikan karya secara singkat namun tetap menyampaikan inti dan poin-poin penting. Namun, tahap ini juga tidak lepas dari berbagai pengorbanan. Proses pengeditan video cukup menyita waktu kami, bahkan sering kali berbenturan dengan jadwal pembelajaran di sekolah maupun kegiatan di pondok. Kami juga pernah harus meminta izin keluar pondok untuk membeli berbagai bahan penelitian yang dibutuhkan, demi memastikan eksperimen kami berjalan dengan baik. Selain itu, kami juga pergi ke Superindo untuk merekam dokumentasi ikan segar yang akan dijadikan objek penelitian dalam video. Namun, semua pengorbanan itu terbayar lunas ketika diumumkan bahwa kami lolos 10 besar. Rasanya campur aduk: senang, haru, tidak percaya, bahkan sempat pesimis karena ada beberapa poin di video yang menurut kami kurang sempurna. Tapi ternyata Allah memberi kejutan indah.

Dan setelah itu, kami juga harus mempersiapkan diri untuk menghadapi tahap final presentasi di Surabaya. Masa-masa persiapan ini bisa dibilang penuh perjuangan. Kami sering kali harus meminta izin (dispen) dari kelas maupun pondok agar bisa fokus berlatih. Hampir setiap hari waktu kami
habiskan untuk berlatih presentasi, menghafalkan alur penyampaian, sekaligus benar-benar memahami materi yang sudah kami teliti. Latihan demi latihan kami lakukan, bukan hanya untuk melatih hafalan, tetapi juga untuk mengasah rasa percaya diri ketika berbicara di depan umum. Ada kalanya kami merasa lelah dan hampir menyerah, tetapi semangat dari teman-teman, guru pembimbing, dan dukungan lingkungan sekitar membuat kami tetap kuat. Bahkan di sela-sela kegiatan sekolah dan pondok, kami masih menyempatkan diri untuk mengulang-ulang materi agar lebih lancar dan mengurangi rasa gugup saat nanti tampil di hadapan para juri.

Dari proses ini, kami belajar bahwa persiapan yang matang adalah kunci utama dalam sebuah kompetisi. Bukan hanya mengandalkan pengetahuan, tetapi juga mental, kekompakan tim, dan keberanian. Perjuangan selama masa latihan itu akhirnya membuat kami semakin percaya diri untuk
melangkah ke babak final. Dalam proses persiapan menuju final, kami sempat mengalami tantangan lain, yaitu ketinggalan
beberapa pelajaran di sekolah karena harus sering izin (dispen) untuk latihan presentasi. Namun kebetulan saat itu bertepatan dengan pelaksanaan ASTS di sekolah, sehingga kami bisa lebih fokus memanfaatkan waktu untuk berlatih tanpa terlalu khawatir meninggalkan banyak materi. Meski begitu, kami tetap menjaga semangat, berlatih setiap hari, menghafalkan alur presentasi, memperdalam pemahaman isi penelitian, dan mengasah kekompakan tim agar penyampaian kami bisa maksimal. Rasa letih dan pengorbanan waktu belajar akhirnya terbayar dengan pengalaman berharga yang tidak hanya menguatkan kemampuan akademik, tetapi juga melatih mental, kedisiplinan, serta rasa percaya diri kami.

Tahap yang paling menegangkan sekaligus berkesan adalah saat kami berangkat subuh dari Kudus dan sampai di Surabaya siang hari. Malamnya kami mengikuti technical meeting, dan esok paginya攈ari presentasi tiba. Rasa deg-degan benar-benar tidak bisa dihindari. Dari bangun tidur sudah menangis diam-diam karena gugup, lalu sepanjang perjalanan ke lokasi hati bergetar tak karuan. Kami mendapat giliran terakhir, menunggu sambil menenangkan diri. Ketika tiba gilirannya, kami maju dengan tangan dingin dan keringat dingin, namun Alhamdulillah, presentasi berjalan lancar sekali, mulus seperti jalan tol. Di panggung presentasi, kami diuji dengan pertanyaan-pertanyaan kritis yang menantang, namun justru membuat kami semakin yakin terhadap inovasi yang kami tawarkan. Suasana persaingan yang ketat dengan peserta lain yang juga hebat membuat kami merasa rendah hati sekaligus termotivasi untuk memberikan yang terbaik.

Momen paling mendebarkan tentu saat awarding. Dari pengumuman juara 3, lalu 2, hingga akhirnya tiba giliran juara 1. Saat wajah tim kami muncul di layar, kami refleks berteriak, saling menggenggam tangan, bahkan menangis bahagia. Alhamdulillah, tim kami dari MAN 1 Kudus dinobatkan sebagai Juara 1 sekaligus meraih penghargaan Best Presentation. Rasanya campur aduk: haru, senang, terkejut, sekaligus bangga. Ditambah lagi, kami mendapatkan golden ticket menuju Fakultas Perikanan dan Kelautan 51动漫. Sebuah hadiah yang sungguh tak ternilai. Alhamdulillah, berkat kerja keras dan doa dari banyak orang akhirnya membuahkan hasil. Tim kami dari MAN 1 Kudus berhasil meraih Juara 1 sekaligus penghargaan Best Presentation di ajang AMW 2025. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja sama tim, semangat pantang menyerah, dan keberanian untuk mencoba hal baru dapat membawa hasil yang luar biasa.

Kami merasa bangga karena karya yang kami kembangkan tidak hanya bernilai akademis, tetapi juga memiliki manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang perikanan dan pengolahan hasil laut. BARKYSPRAY-MARINE tidak hanya menjadi solusi untuk memperpanjang masa simpan ikan laut, tetapi juga mendukung pengelolaan limbah perikanan secara lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Dari pengalaman ini, kami mendapatkan banyak pelajaran berharga. Kami menyadari bahwa kerja sama tim adalah kunci karena setiap anggota memiliki peran penting dan keberhasilan hanya bisa diraih jika semua saling mendukung. Selain itu, keberanian untuk tampil juga sangat penting; rasa gugup memang pasti ada, tetapi dengan persiapan matang, rasa percaya diri akan tumbuh dengan sendirinya. Kami juga belajar bahwa proses belajar tidak boleh berhenti, sebab dari tahap awal hingga akhir kami terus memperbaiki karya, menyerap kritik, dan mengembangkan ide. Dan yang terpenting, kami menyadari bahwa prestasi bukanlah akhir, melainkan awal untuk terus berkarya, berinovasi, dan berusaha menjadi lebih baik di masa depan.Kami juga sadar bahwa setiap pengorbanan攂aik tenaga, waktu, maupun perasaan tidak akan pernah mengkhianati hasil. Terakhir, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing, pihak madrasah, keluarga, panitia, LO, juri, serta semua pihak yang sudah mendoakan dan mendukung kami. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi teman-teman lain untuk berani bermimpi, mencoba, dan berkarya. Dan tentu saja, kami berharap bisa kembali lagi ke Surabaya dengan karya-karya terbaik berikutnya. Kesan dan Pesan : Alhamdulillah, bersyukur banget bisa dikasih kesempatan buat ngerasain semua hal ini, seneng banget! Special reward buat Kak Lana yang udah mau di repotin dengan semua ke riweuhan kita! WKWKWKWK terima kasih yaa Kak, mungkin perjalanan AMW kita juga ngga akan se “amaze” ini kalau ngga sama Kak Lana (eaak) also big thanks jugaa buat semua kakak-kakak panitia AMW FPK Unair yang sudah turut berkontribusi—buat semua kerja kerasnya, capeknya juga (ngadepin kita kita HAHAH). Bersyukur bisa dikasih semua pengalaman yang super duper GONG dan spektakuler iniii!
Ngga akan pernah terlupakan sih.. mau ngulang lagi boleh ga T_T

AKSES CEPAT