51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa Akuakultur UNAIR Ikuti Pelatihan Analisis Ikan Tengas dengan metode PCR di Universiti Kebangsaan Malaysia

Enam mahasiswa program studi Akuakultur angkatan 2022 dari Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) 51动漫 (UNAIR) berkesempatan mengikuti Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) Luar Negeri di Fakulti Sains dan Teknologi (FST), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) mengikuti kegiatan analisis ikan tengas (Acrossocheilus hexagonolepis) dengan mode PCR di Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) menjadi pengalaman akademik yang benar-benar berharga. Dari sisi teori sampai praktik di lab, semuanya membuka wawasan baru tentang pentingnya teknik molekuler dalam biologi perikanan, mulai dari identifikasi spesies, analisis genetik, sampai upaya menjaga kelestarian ikan lokal yang punya peran penting secara ekologis.

Di sana, kami dijelaskan dulu tentang dasar-dasar PCR, yakni gimana prinsip kerjanya, enzim Taq polymerase, sampai proses siklus denaturasi, annealing, dan elongasi. Penjelasan dari dosen dan mahasiswa PhD UKM disampaikan dengan runtut, jadi materi yang awalnya kelihatan ribet malah jadi gampang dicerna. Bagian praktik di lab sangatlah seru dan menegangkan karena jika salah dalam salah satu stepnya maka kami harus mengulang dari awal. Kami bisa langsung coba ekstraksi DNA ikan tengas, mempersiapkan campuran PCR, sampai lihat hasil amplifikasi DNA lewat gel elektroforesis.

Selain teknis, kegiatan ini juga menekankan sisi pentingnya analisis molekuler buat konservasi. Ikan tengas sendiri adalah spesies asli Asia Tenggara yang populasinya makin terancam gara-gara kerusakan habitat dan penangkapan berlebihan. Lewat PCR, variasi genetiknya bisa dipelajari lebih detail, sehingga bisa jadi dasar ilmiah untuk program konservasi dan pengelolaan ikan yang lebih berkelanjutan.
Singkatnya, kegiatan ini tidak hanya bikin kami makin mahir pada teknik biologi molekuler, tapi juga menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya genetika buat menjaga sumber daya perikanan. UKM berhasil menggabungkan teori, praktik, dan aplikasi nyata dengan pas, sehingga kegiatan ini pantas banget dijadikan contoh model pembelajaran dalam penelitian perikanan modern.

AKSES CEPAT