51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Mahasiswa FPK UNAIR Dalami Konservasi Laut di PT. Srikandi Aquarium Bersama BBKSDA Jawa Timur

Banyuwangi “ 4 Juni 2025
Sebanyak 29 mahasiswa Program Studi Akuakultur, minat studi Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) 51¶¯Âþ (UNAIR) mengikuti kegiatan praktikum lapang di PT. Srikandi Aquarium, Banyuwangi. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian praktikum lapangan mata kuliah Konservasi dan Bioprospekting Sumberdaya Perikanan dan Kelautan. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 4 Juni 2025, dengan didampingi lima dosen pembimbing dan dikoordinasikan oleh Dr. Eng. Sapto Andriyono, S.Pi., M.T. Praktikum ini terselenggara atas kerja sama FPK UNAIR dengan mitra Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, khususnya Seksi Konservasi Wilayah (SKW) V Banyuwangi.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi sosialisasi dari tim BBKSDA Jawa Timur yang disampaikan langsung oleh Ainy Amelya Utami, S.Hut. Dalam paparannya, Ainy memperkenalkan secara menyeluruh lingkup kerja BBKSDA, termasuk fungsi lembaga dalam perlindungan kawasan konservasi, pengelolaan spesies dilindungi, hingga peran edukatif kepada masyarakat dan generasi muda. Mahasiswa diajak memahami bagaimana pentingnya peran BBKSDA dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut, serta bagaimana sinergi antara pemerintah, swasta, dan akademisi sangat dibutuhkan dalam pengelolaan kawasan konservasi secara berkelanjutan. Sesi dilanjutkan dengan pemaparan materi bertema œTransplantasi Karang yang dibawakan oleh Mohamad Sukron Makmun. Ia menjelaskan teknik-teknik dasar transplantasi terumbu karang, mulai dari pemilihan lokasi, pemeliharaan fragmen karang, hingga upaya monitoring keberhasilannya. Mahasiswa juga diperlihatkan dokumentasi kegiatan transplantasi karang yang telah dilakukan BBKSDA bersama mitra, termasuk PT. Srikandi Aquarium.

œKegiatan ini memberikan pengalaman langsung yang sangat berharga bagi mahasiswa. Mereka tak hanya belajar dari buku, tetapi juga mendengar langsung dari para praktisi yang bekerja di lapangan dalam menjaga kelestarian sumber daya laut, ujar Dr. Sapto Andriyono, selaku dosen koordinator kegiatan. PT. Srikandi Aquarium sendiri dikenal sebagai mitra konservasi yang aktif mendukung upaya perlindungan dan rehabilitasi ekosistem laut di wilayah Banyuwangi. Selain menjadi pusat edukasi dan konservasi, mereka juga menjadi tempat magang dan belajar bagi mahasiswa bidang kelautan dari berbagai perguruan tinggi.

Salah satu mahasiswa peserta, Aldito Wahyu Septianto, menyampaikan antusiasmenya. œSaya baru pertama kali tahu secara langsung bagaimana transplantasi karang dilakukan. Ini menambah wawasan saya tentang konservasi laut dan membuka inspirasi untuk riset tugas akhir, ungkapnya. Kegiatan ini menegaskan komitmen FPK UNAIR untuk terus memberikan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) bagi para mahasiswanya. Dengan menghadirkan langsung narasumber dari instansi teknis dan dunia industri, mahasiswa diharapkan dapat memahami persoalan nyata di lapangan sekaligus membangun jejaring dengan para pemangku kepentingan. Melalui kegiatan praktikum lapang seperti ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengenali potensi bioprospeksi dan konservasi sumber daya kelautan, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai penting dalam menjaga keberlanjutan laut Indonesia untuk masa depan.

AKSES CEPAT