Situbondo “ 3 Juni 2025
Sebanyak 29 mahasiswa Program Studi Akuakultur, minat studi Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) 51¶¯Âþ (UNAIR) mengikuti kegiatan praktikum lapang di kawasan Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian praktikum mata kuliah Konservasi, Bioprospekting, serta Survei dan Pemetaan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan.
Didampingi oleh lima dosen pembimbing dan dikoordinasikan langsung oleh Dr. Eng. Sapto Andriyono, S.Pi., M.T., kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 3 Juni 2025. Praktikum dimulai dengan sesi sosialisasi dari pihak Balai Taman Nasional Baluran. Dalam sesi ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam tentang pengelolaan kawasan konservasi, tantangan pelestarian biodiversitas, serta kebijakan perlindungan kawasan pesisir dan laut. Setelah sesi pengamatan dan diskusi ilmiah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih pantai oleh seluruh mahasiswa dan dosen pendamping. Bersama-sama, mereka mengumpulkan sampah plastik dan anorganik lainnya yang ditemukan di sepanjang garis Pantai Bama.
œKegiatan bersih pantai ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap upaya konservasi yang dilakukan oleh Taman Nasional Baluran. Kami ingin meninggalkan jejak yang positif sekaligus memberi contoh bahwa menjaga laut dimulai dari tindakan kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, ujar salah satu mahasiswa, Gusti Putri yang akrab disapa Giya.
Aksi ini mendapat apresiasi dari petugas taman nasional yang menyambut baik kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan kawasan konservasi. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan mahasiswa tentang sumber daya kelautan dan perikanan, tetapi juga menumbuhkan semangat konservasi dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Praktikum lapangan seperti ini menjadi bagian dari komitmen 51¶¯Âþ dalam mendidik generasi muda yang peduli dan siap berkontribusi dalam pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.




