51

51 Official Website

HIMA Prodi Ilmu Politik Perkenalkan Kabinet Cakrawangsa untuk Periode Kepengurusan 2023/2024

SURABAYA ADM WEB | HIMA Prodi Ilmu Politik (HIMAPOL) UNAIR secara resmi memperkenalkan kepengurusan baru untuk periode 2023/2024. Pada periode ini, Thoriq Haidar Al Roychan dan Hanna Tuzzakiyah Aris (mahasiswa Ilmu Politik 2020) terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua HIMAPOL UNAIR masa jabatan 2023/2024. Peresmian kepengurusan baru tersebut telah dilangsungkan dalam acara Serah Terima Jabatan dan Rapat Kerja Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik 51 2023 pada Minggu (19/3/2023) yang secara simbolis menandakan berlangsungnya estafet tongkat kepengurusan.

Kabinet Cakrawangsa menjadi nama kabinet HIMAPOL UNAIR di bawah kepemimpinan Thoriq dan Hanna. Secara filosofis, Cakrawangsa berasal dari kata Cakra yang identik dengan makna kekuatan dan energi positif. Sementara, Wangsa dalam bahasa Sansekerta berarti keluarga. Maka Kabinet Cakrawangsa dimaknai sebagai kekuatan (energi positif) dari keluarga untuk mengubah suatu hal. 

Visi dan misi yang dibawa oleh HIMAPOL UNAIR di bawah kepemimpinan Thoriq dan Hanna didasarkan pada keinginan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa Ilmu Politik secara akademik maupun non-akademik sehingga dapat menciptakan iklim mahasiswa yang berprestasi dan mampu bersaing. Kita ingin menjadikan mahasiswa Ilmu Politik ini to the next level, dalam artian secara akademik, non-akademik, dan secara internal persatuan dan solidaritas dari temen-temen mahasiswa Ilmu Politik juga kuat, ujar Thoriq.

Di samping pengembangan sumber daya mahasiswa, sinergitas dan kekeluargaan antara mahasiswa dengan para alumni Ilmu Politik UNAIR juga menjadi fokus utama dari arah gerak Kabinet Cakrawangsa. Yang menjadi identitas Ilmu Politik UNAIR salah satunya mengedepankan kekeluargaan karena kita diajarkan untuk tetap komunikasi dengan alumni karena tentunya kita selalu membutuhkan bantuan dan nggak bisa berdiri sendiri, sebut Hanna. 

Berangkat dari visi-misi tersebut, ada pun program kerja unggulan yang akan dijalankan selama satu periode ke depan di antaranya: (1) Mentoring dari para alumni Ilmu Politik yang bergerak dalam bidang bisnis, jurnalistik, dan politik praktis, (2) Club atau komunitas minat dan bakat mahasiswa Ilmu Politik, (3) Branding dan kerja sama Ilmu Politik dengan pihak eksternal. 

Di akhir wawancara, Thoriq dan Hanna menyampaikan harapannya agar kepengurusan HIMAPOL pada tahun ini mendapatkan dukungan dari segala pihak, baik dari pengurus internal HIMAPOL, seluruh mahasiswa dan alumni Ilmu Politik, Departemen Ilmu Politik, maupun pihak Dekanat FISIP UNAIR. Kita memerlukan dukungan dari banyak pihak untuk menyukseskan program kerja yang akan kita galakkan bersama di tahun 2023, ujar Thoriq. Harapannya, kita secara inklusif dan keseluruhan dapat bersama-sama membangun Ilmu Politik ini ke arah yang lebih progresif, sambung Hanna. 

Artikel ini merefleksikan poin SDGs ke-16 Peace, Justice, and Strong Institution (SA).

AKSES CEPAT