SURABAYA – ADM WEB | Muhammad Al-Farrel Endrizal, mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2020, berhasil terpilih menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (KAHIMAHI) UNAIR. Terpilihnya Farrel berdasarkan hasil perhitungan suara pada Rabu (22/2/2023) di mana Farrel mendapat suara 231 dari 310 suara. Farrel mencalonkan diri menjadi KAHIMA setelah melalui proses yang cukup panjang, mulai dari pendaftaran, pemaparan visi misi, hingga pelaksanaan voting.
Ketertarikan Farrel terhadap organisasi sudah muncul sejak Farrel menjadi mahasiswa baru. Karir organisasinya dimulai dengan menjadi staf BEM FISIP dan anggota divisi Internal HIMAHI. 淥rganisasi di sini bisa membuat aku lebih fokus dan berwawasan. Bahkan, aku nggak melihat organisasi sebagai sebuah beban selama aku studi, ujar Farrel dalam sebuah wawancara pada Rabu (22/3/2023) secara daring.
Dalam pandangan Farrel, menjadi ketua di sebuah himpunan ibarat melayani keluarga himpunan itu sendiri. 淢emang melayani tidak masuk visi misi, tapi itu aku jadikan sebagai prinsip dari sekarang. Selain itu, aku sendiri mau meningkatkan sinergitas internal dan kolaborasi dengan pihak eksternal selama setahun ke depan, imbuh Farrel.
Farrel pun membawa beberapa program yang akan dilaksanakan selama periode kepemimpinannya. Ketiga program unggulan yang dibawa oleh Farrel terdiri dari: (1) IR Student Alumni Forum, (2) Bifrost, dan (3) Prakarsa Project. Farrel melihat masih ada gap komunikasi antara mahasiswa HI dengan alumni HI. IR Student Alumni Forum diharapkan dapat menjadi jembatan sharing antara mahasiswa HI dengan alumni HI.
淧rogram kedua sendiri itu aku buat dengan alasan kalau teman-teman dari prodi lain menganggap HI sebagai prodi yang eksklusif. Itu bagai dua mata koin, efek negatifnya ya teman-teman HI jadi sulit untuk berbaur. Dengan program Biforst, aku ingin HIMAHI lebih terhubung dengan ormawa lain, khususnya di FISIP, papar Farrel.
Untuk program ketiga, Farrel ingin agar teman-teman HI yang memiliki minat menulis memiliki wadah sendiri untuk mempublikasikan karya mereka. 淵a sayang aja kalau tulisan teman-teman nggak bisa dipublikasikan. Lewat program ini, aku mau agar tulisan teman-teman dihargai sewajarnya, bukan lagi cuma buang-buang waktu, pungkas Farrel
Dalam wawancaranya, Farrel juga mengajak teman-teman HI untuk bergabung menjadi bagian HIMAHI. Farrel berpendapat bahwa HIMAHI sebagai sebuah organisasi yang memiliki nilai sendiri dan tidak dapat tergantikan.
Artikel ini merefleksikan nilai SDGs ke-16 Peace, Justice, and Strong Institution (AS).




