Aparat Desa Melek Teknologi: Kepala Dispendukcapil Lamongan Sukses Lalui Ujian Doktor dan Angkat Isu Transformasi Digital
Dedikasi terhadap percepatan layanan publik berbasis teknologi di Lamongan kembali membuahkan hasil yang membanggakan. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Lamongan, Achmad Edwyn Anedi, S.H., M.M., M.Sc., resmi mempertahankan disertasinya dalam Ujian Tertutup Doktor di 51动漫 (UNAIR) pada Rabu, 26 November 2025.
Disertasi tersebut mengangkat isu penting dalam akselerasi transformasi digital pemerintah daerah, terutama di tingkat desa. Judul yang diangkat Edwyn adalah 淒igital Leadership dan Information Technology Capability Aparat Desa terhadap Acceptance and Use of Technology dengan Moderasi Readiness for Change. Penelitiannya menegaskan bahwa kepemimpinan digital dan kemampuan teknologi adalah fondasi penting bagi pelayanan publik yang adaptif, efisien, dan berorientasi pada masa depan.
Menganalisis Kesiapan Digital Aparat Desa
Penelitian Edwyn berangkat dari penerapan sistem digital Admimduk dalam program 淒esaku Pintar di Kabupaten Lamongan. Program ini dirancang untuk mendorong efisiensi administrasi kependudukan melalui optimalisasi teknologi di desa-desa.
Ringkasan Temuan Disertasi
Edwyn menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling (SEM). Beberapa temuan penting dari penelitiannya antara lain:
1. Pengaruh Kepemimpinan Digital dan Kapabilitas Teknologi
Kepemimpinan digital serta kemampuan teknologi terbukti memberikan pengaruh positif terhadap penerimaan dan penggunaan teknologi oleh aparat desa.
2. Peran Kesiapan Perubahan
Kesiapan aparat desa dalam menghadapi perubahan berperan sebagai faktor moderasi yang signifikan. Semakin tinggi kesiapan perubahan, semakin kuat pengaruh kepemimpinan digital dan kemampuan teknologi terhadap adopsi sistem digital.
3. Rekomendasi Praktis
Penelitian ini menyarankan peningkatan pelatihan kepemimpinan digital, penguatan kompetensi teknologi aparat desa, dan penciptaan lingkungan kerja yang mendukung adaptasi perubahan.
Hasil penelitiannya menegaskan bahwa keberhasilan pemanfaatan layanan digital seperti Admimduk tidak hanya bergantung pada keberadaan sistem. Faktor kepemimpinan dan kesiapan perubahan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan transformasi digital di desa.
Ujian Doktor yang Ketat dan Komprehensif
Ujian Tertutup diselenggarakan di Ruang Kuliah Internasional IV Isyana, Gedung Sekolah Pascasarjana UNAIR. Pelaksanaan berlangsung secara hybrid, mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB.
Tim penguji yang hadir merupakan akademisi dan guru besar terkemuka, yaitu:
-
Promotor: Prof. Dr. Suparto Wijoyo, S.H., M.Hum.
-
Ko Promotor: Dr. Erna Setijaningrum, S.IP., M.Si.
-
Penguji:
Prof. Dr. Ahmad Rizki Sridadi, S.H., MM., MH
Prof. Dr. Erna Setijaningrum, S.IP., M.Si
Prof. Sulikah Asmorowati, S.Sos., M.Dev., Ph.D
Hendro Margono, S.Sos., M.Sc., Ph.D
Dr. Zuyyinna Choirunnisa, SM., MSM
Mhd. Zamal Nasution, S.Si., M.Sc., Ph.D
Keberhasilan Edwyn diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan literatur mengenai adopsi teknologi sektor publik. Selain itu, pencapaiannya menjadi dorongan penting bagi percepatan implementasi layanan digital yang inklusif dan efisien, khususnya di tingkat desa.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




