51动漫

51动漫 Official Website

Perteguh Semangat Rektor UNAIR, Ksatria Airlangga Harus Menjadi Menara Air yang Berdampak

Konsolidasi Strategis UNAIR: Dari Menara Gading ke Menara Air

Sekolah Pascasarjana (SPS) 51动漫 (UNAIR) kembali menegaskan jati dirinya sebagai School of Collaborative Leadership yang berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Momentum ini terwujud melalui rapat strategis internasional dan internal yang digelar pada Senin (3/11) di Ruang Dharma Udayana (RKI 1) Gedung Sekolah Pascasarjana UNAIR.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Direktur III SPS UNAIR, Prof. Dr. H. Suparto Wijoyo, S.H., M.Hum., dan terbagi ke dalam dua agenda utama, yakni Rapat Koordinasi Bidang III serta Rembuk Panitia Peringatan Konferensi Asia-Afrika (KAA) ke-70.

Riset dan Publikasi: Nafas dari Kampus Berdampak

Dalam Rapat Koordinasi Bidang III yang menaungi bidang Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas), Prof. Suparto Wijoyo menegaskan pentingnya memperkuat kinerja Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan semangat kebermanfaatan.

淩iset dan publikasi tidak boleh berhenti di jurnal. Ia harus hadir di tengah masyarakat sebagai solusi yang berdampak, tegas Prof. Suparto.

Arahan ini selaras dengan semangat Rektor 51动漫, yang mengamanatkan agar Ksatria Airlangga tidak menjadi menara gading, tetapi menara air攕ebuah metafora bagi universitas yang mengalirkan ilmu pengetahuan dan manfaat ke seluruh penjuru masyarakat.

Melalui filosofi ini, Sekolah Pascasarjana UNAIR menempatkan diri sebagai penggerak utama dalam membangun ekosistem riset multidisiplin dan multisektor. Setiap karya akademik didorong untuk tidak hanya unggul secara teoretis, tetapi juga aplikatif, relevan, dan berdampak langsung terhadap kebutuhan sosial-ekonomi bangsa.

Kepemimpinan Kolaboratif untuk Masa Depan Berkelanjutan

Rapat tersebut juga menegaskan arah kepemimpinan strategis SPS UNAIR yang berbasis kolaborasi lintas sektor. Model kepemimpinan ini berorientasi pada pengembangan SDM unggul, dengan karakter adaptif terhadap isu global, namun tetap berakar pada nilai-nilai kebangsaan.

Sinergi antarelemen Pascasarjana攎ulai dari pengelola jurnal, peneliti, hingga dosen pengabdian masyarakat攄idorong untuk bekerja dalam satu visi bersama: menjadikan riset dan akademik sebagai motor penggerak peradaban.

淚lmu pengetahuan harus mampu menjembatani berbagai disiplin dan sektor. Hanya dengan kolaborasi, kita dapat menjawab tantangan global dan domestik, ungkap Prof. Suparto.

Dalam konteks inilah, SPS UNAIR menegaskan kembali komitmennya sebagai wadah bagi lahirnya pemimpin masa depan攑emimpin yang bukan hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat pengabdian.

Dari Pascasarjana untuk Indonesia Berdampak

Melalui konsolidasi ini, Sekolah Pascasarjana UNAIR mengukuhkan langkahnya untuk terus menjadi pelopor inovasi riset dan kebijakan.
Setiap inisiatif diarahkan agar hasil akademik UNAIR tidak berhenti di ruang diskusi ilmiah, tetapi mengalir seperti air攎enyegarkan, menyejukkan, dan menghidupkan masyarakat.

淜satria Airlangga harus menjadi menara air yang memberi kehidupan bagi sekitar, bukan menara gading yang berdiri sendiri, pungkas Prof. Suparto Wijoyo.

Dengan semangat ini, Sekolah Pascasarjana UNAIR menapaki jalannya menuju kampus berdampak global攎enggabungkan kekuatan ilmu, moral, dan aksi nyata demi peradaban Indonesia yang berdaya saing dan berkeadilan.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =

AKSES CEPAT