Surabaya “ Rektor 51¶¯Âþ (UNAIR), Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., menegaskan peran strategis dunia akademik sebagai garda terdepan dalam membangun ketahanan (resiliensi) global. Pesan tersebut disampaikan saat membuka The 9th International Conference of Postgraduate School (ICPS) UNAIR 2025, Rabu (17/9/2025) di ASEEC Tower, Kampus B UNAIR.
Forum Global Bahas Risiko Geopolitik dan Resiliensi
Mengusung tema “Geopolitical Risk and Resilience On Developing for a Better World”, konferensi ICPS 2025 menjadi forum penting bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mengkaji tantangan global serta merumuskan solusi inovatif.
Acara berlangsung secara hibrida dengan partisipasi 252 peserta dari 16 negara, mencerminkan tingginya relevansi isu yang diangkat. Hadir mendampingi Rektor UNAIR, Direktur Sekolah Pascasarjana Prof. Dr. dr. A.C. Romdhoni, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.Onk.(K), FICS, serta Chairman ICPS 2025 Dr. Radian Salman, S.H., LL.M., Direktur Direktorat Sumber Daya Manusia UNAIR.
Resiliensi: Dari Bertahan ke Berinovasi
Dalam sambutannya, Prof. Madyan menyoroti tantangan besar yang dihadapi dunia saat ini, mulai dari konflik geopolitik, krisis ekonomi global, hingga perubahan iklim. Namun, ia menegaskan bahwa resiliensi tidak boleh dipahami hanya sebagai kemampuan bertahan, melainkan harus bersifat proaktif.
œResiliensi harus proaktif dan berorientasi ke depan. Tujuannya bukan sekadar bertahan dari guncangan, tetapi membangun kapasitas untuk beradaptasi, berinovasi, dan bangkit menjadi lebih kuat, ujarnya.
Misi UNAIR: Riset untuk Kebijakan Konstruktif
Lebih lanjut, Prof. Madyan menegaskan bahwa UNAIR, khususnya Sekolah Pascasarjana, berkomitmen menghasilkan riset berbasis bukti (evidence-based research) yang dapat memberikan rekomendasi kebijakan konstruktif.
Misi ini sejalan dengan visi UNAIR untuk mencetak pemimpin yang unggul secara akademis, bertanggung jawab secara sosial, dan memiliki perspektif global.
œICPS ini adalah platform di mana ide bertemu dengan aksi, di mana dialog mengarah pada solusi, dan di mana kolaborasi lintas disiplin dan negara dapat berkembang, tambahnya.
Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Tangguh
Prof. Madyan berharap diskusi yang berlangsung dalam ICPS 2025 dapat menginspirasi kontribusi nyata dalam membangun masa depan yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.
Ia menutup sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada panitia, mitra, dan seluruh peserta atas dedikasi mereka. Dengan penuh semangat, ia secara resmi membuka konferensi dengan menyatakan, œBismillahirrohmanirrohim, ICPS 2025 resmi dibuka.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




