51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

SPS UNAIR dan BPJS Kesehatan Jatim Jalin Sinergi: Fokus pada Pengembangan SDM dan Kolaborasi Riset

Surabaya, 1 Juli 2025 “ Sekolah Pascasarjana 51¶¯Âþ (SPS UNAIR) menjajaki kerja sama strategis dengan BPJS Kesehatan Kantor Kedeputian Wilayah Jawa Timur dalam rangka memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM), memperluas kolaborasi riset, dan mendorong inovasi di bidang layanan kesehatan nasional.

Pertemuan audiensi yang berlangsung di Gedung SPS UNAIR ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua institusi. Dari pihak SPS UNAIR, delegasi dipimpin oleh Prof. Dr. Rr. Sri Pantja Madyawati, drh., M.Si. (Wakil Direktur 2), Prof. Dr. Suparto Wijoyo, S.H., M.Hum. (Wakil Direktur 3), dan Prof. Dr. Nunuk Dyah R. L., drh., M.Si. (Ketua Satuan Penjaminan Mutu). Turut hadir pula para dosen dari berbagai program studi, antara lain Magister Ekonomi Kesehatan, Imunologi, dan Manajemen Bencana.

Sementara itu, BPJS Kesehatan Jawa Timur diwakili oleh dr. I Made Puja Yasa selaku Deputi Direksi Wilayah, didampingi Ibu Ayu, Asisten Deputi SDM, Umum, dan Komunikasi.


Menjembatani Pendidikan Tinggi dan Praktik Kesehatan Publik

Audiensi ini menjadi wadah diskusi strategis mengenai potensi kemitraan dalam mendukung peningkatan kualitas SDM BPJS Kesehatan melalui program pendidikan lanjut di SPS UNAIR. Saat ini, SPS UNAIR memiliki sembilan program studi lintas disiplin yang dinilai relevan, seperti Ekonomi Kesehatan, Manajemen Bencana, dan Teknologi Kesehatan.

SPS UNAIR juga memperkenalkan visinya sebagai lembaga pendidikan yang mengusung kepemimpinan transformatif dan integrasi keilmuan multidisiplin, sejalan dengan kebutuhan dunia kesehatan yang semakin kompleks dan dinamis.


Riset Berbasis Data: Kunci Inovasi Layanan Kesehatan

Tak hanya di bidang pendidikan, kedua pihak juga menjajaki potensi kerja sama riset berbasis data milik BPJS Kesehatan. Data tersebut memiliki nilai strategis dalam penyusunan kebijakan, perumusan solusi sistemik, hingga inovasi pelayanan kesehatan yang lebih adaptif dan berbasis bukti (evidence-based).

Prof. Suparto Wijoyo menegaskan pentingnya kolaborasi ini untuk menjawab tantangan riil dalam sistem jaminan sosial dan kesehatan nasional. œRiset kolaboratif antara akademisi dan praktisi seperti ini akan membuka ruang solusi yang nyata, bukan hanya di atas kertas, ungkapnya.


Langkah Awal Menuju Kolaborasi Berkelanjutan

Audiensi ini menandai komitmen awal antara SPS UNAIR dan BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Timur untuk membangun kerja sama berkelanjutan. Ke depan, bentuk kolaborasi dapat mencakup program pelatihan, seminar bersama, hingga pengembangan kebijakan berbasis hasil riset kolaboratif.

Pertemuan ditutup dengan semangat optimisme bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan institusi layanan publik adalah kunci dalam mencetak SDM unggul dan memperkuat sistem kesehatan Indonesia yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing global.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =

AKSES CEPAT