Dalam upaya mencari agen antidiabetes yang efektif dengan kemampuan penghambatan 伪-glukosidase dan sifat penangkap radikal bebas, Sygyzium polyanthum telah menunjukkan bioaktivitas yang menjanjikan berdasarkan kriteria yang ditentukan. Analisis menggunakan GC揗S dari fraksi n-heksana, diklorometana, etil asetat, residu metanol, dan ekstrak air dari daun S. polyanthum mengungkapkan adanya berbagai kandungan fitokimia dengan aktivitas biologis yang sangat signifikan berpotensi sebagai bahan terapi. Studi ini merupakan penyelidikan pertama kali mengenai evaluasi potensi antidiabetes daun S. polyanthum melalui aktivitas penghambatan 伪-glukosidase usus tikus dan mekanisme kinetik penghambatannya. Ekstrak air hangat menunjukkan penghambatan secara simultan terhadap 伪-glukosidase usus tikus (dengan nilai IC50 sebesar 0,09 mg/mL dan 0,97 mg/mL untuk substrat maltase dan sukrase) dan radikal bebas (dengan nilai SC50 sebesar 0,05 mg/mL, 0,26 mg/mL, 0,95 mg/mL, dan 0,19 mmol/g untuk DPPH, ABTS, nitrat oksida, dan CUPRAC). Secara khusus, ekstrak air hangat menghambat maltase secara kompetitif dan non-kompetitif, sementara itu ekstrak air hangat menghambat sukrase dengan cara yang tidak kompetitif. Analisa docking molekuler dari metabolit sekunder menemukan bahwa quinoline, 1,2,3,4-tetrahydro-1-((2-fenil siklopropil) sulfonil)-, trans- dari daun S. polyanthum menunjukkan interaksi pengikatan dengan residu amino dari protein. Berdasarkan analisa ini, keberadaan senyawa bioaktif dari daun S. polyanthum memiliki potensi mendukung penggunaan secara tradisional untuk mengobati berbagai penyakit dengan efek samping yang minimal, dan menekankan pentingnya aplikasi daun S. polyanthum dalam bidang farmasi.
Penulis:
Rico Ramadhan
Departemen Kimia, FST UNAIR
Riset Grup Eksplorasi dan Sintesis Senyawa Bioaktif (ESBC)
Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUI PT)
Pusat Riset Rekayasa Molekul Hayati (BIOME)
51动漫
Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada artikel ilmiah di:





