51动漫

51动漫 Official Website

Potensi Ekstrak Tanaman Saffron sebagai Agen Hepatoprotektif pada Kasus Hiperkolesterolemia

Foto: foto.wuestenigel.com

Ekstrak tanaman Saffron (Crocus sativus L.) telah dilaporkan memiliki efek antihiinflamasi pada beberapa kasus berkaitan dengan stres oksidatif. Ekstrak herbal tersebut berasal dari tanaman yang sering digunakan oleh masyarakat sebagai bumbu maupun obat herbal di berbagai belahan dunia.

Pada penelitian terbaru diamati bahwa dalam dosis tertentu, ekstrak Saffron juga memiliki efek hepatoprotektif. Penelitian terdahulu dilakukan pada model coba hiperkolesterolemia, yang diinduksi dengan menggunakan diet tinggi lemak, meskipun belum banyak dilaporkan efeknya bila dibandingkan dengan obat-obatan golongan Statin yang biasanya diberikan sebagai salah satu terapi medikasi antihiperkolesterolemia.

Oleh karena itu, tim peneliti dari Departemen Anatomi, Histologi dan Farmakologi, Fakultas Kedokteran, 51动漫, Surabaya, Indonesia mengadakan suatu penelitian perbandingan efek antara ekstrak Saffron dan Atorvastatin terhadap jaringan dan sel hepar pada hewan coba yang diinduksi diet tinggi lemak untuk mengetahui apakah Saffron juga dapat bertindak sebagai agen hepatoprotektif dan apakah mekanismenya terkait efek antiinflamasi yang dimilikinya tersebut.

Kami meneliti histopatologi jaringan hepar dan level sitokin proinflamasi TNF-alfa, untuk menjawab pertanyaan tersebut. Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai data dasar penelitian lanjutan agen tersebut pada penderita hiperkolesterolemia, baik sebagai regimen terapi dan/ atau suplemen. Sebelumnya, tim telah melakukan studi permulaan untuk menentukan dosis optimal dari bahan tersebut, dan studi ini telah mendapatkan ijin etik dari Komite Etik Penelitian Kesehatan. Dari penelitian ini ditemukan bahwa ekstrak Saffron dapat menurunkan level ekspresi TNF-alfa sebagai penanda inflamasi jaringan hepar dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif. Selain itu, jumlah dan luas fokus inflamasi pada jaringan hepar yang diberikan ekstrak Saffron jauh lebih kecil dibandingkan kelompok kontrol, meskipun efeknya tersebut sedikit lebih kurang dibandingkan kelompok yang diberikan Atorvastatin. Hasil penelitian ini perlu dilanjutkan ke tahap uji klinis untuk dapat mengetahui efeknya pada penderita. Hasil penelitian ini telah diterbitkan pada jurnal internasional bereputasi dan terindeks Scopus.

Penulis: Prof. Viskasari P. Kalanjati, dr., M.Kes., PA(K)., Ph.D.

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

https://www.tjnpr.org/index.php/home/article/view/6058/5531

AKSES CEPAT