51动漫

51动漫 Official Website

Potensi Kekayaan Laut Indonesia, Tinjauan Ekonomi Sumber Daya Islam

Ilustrasi Produksi Hasil Laut Berupa Ikan (Sumber: RRI)

Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki kekayaan laut yang berlimpah. Menurut ekonomi sumber daya Islam, hal ini merupakan karunia Allah SWT yang wajib disyukuri dan dimaksimalkan pengelolaannya. Dengan kekayaan alam laut yang melimpah merupakan kewajiban bagi ummat Islam, penduduk Indonesia untuk menjaga kelestarian dan mengupayakan pengelolaannya dengan profesional dan menjaga sustainability sumber daya alam laut ini. Laut dengan segala potensinya telah menghadirkan potensi sumber pendapatan yang menjanjikan bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dalam memenuhi gizi, menjaga kesehatan penduduk tentu banyak hal yang dapat dilakukan dari pengelolaan sumber daya alam laut ini. Ikan sebagai bagian dari output laut Indonesia, telah menghadirkan penerimaan devisa yang cukup siginifikan bagi perekonomian.


Tulisan ini menjelaskasn hasil suatu penelitian yang membahas pengaruh jangka pendek dan jangka panjang variabel produksi hasil laut, meliputi produksi perikanan tangkap, produksi akuakultur, dan perdagangan di sektor perikanan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini diperlukan karena produk hasil laut memiliki manfaat yang besar, terutama dalam memenuhi kebutuhan gizi penduduk. Penelitian ini berbasis data deret waktu menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan teknik analisis model koreksi kesalahan vektor (VECM). Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari BPS, Bank Dunia, FAO, dan OECD. Melalui Uji Kointegrasi Johansen dalam teknik analisis VECM, menujukkan hasil, adanya pengaruh jangka panjang dan jangka pendek variabel produksi hasil laut terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel produksi perikanan tangkap dan produksi akuakultur memiliki pengaruh jangka pendek dan jangka panjang terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun, variabel perdagangan internasional di sektor perikanan hanya memiliki pengaruh jangka pendek terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.


Dengan hasil penelitian tersebut, maka rekomendasi yang diberikan kepada pemerintah, adalah perlunya meningkatkan pengeluaran untuk membangun infrastruktur yang lebih baik, terutama pada teknologi perikanan, agar dapat dicapai kemajauan hasil produksi periaknan laut. Hal ini sangat perlu dilakukan melalui pembagunan fasilitas yang lebih baik dan dukungan keuangan yang lebih besar bagi nelayan Indonesia untuk meningkatkan industri perikanan.


Rekomendasi untuk perbaikan di bidang-bidang ini telah diajukan, namun selama ini pembagunan bidang kelautan memang harus dilakukan dengan intens secara gradually dan berkelanjutan, agar potensi laut dengan semua kekayaannya dapat dimaksimalkan untuk kemajuan perekonomian Indonesia. Dengan memaksimalkan potensi kelautan di Indonesia, utamanya pada bidang produksi perikanan tangkap dan produksi akuakultur, maka kontribusi perekonomiam laut terhadap PDB dan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat diandalkan dan dimaksimalkan. Temuan penelitian ini sangat penting terutama sebagai dasar pijakan pemerintah dalam membangun potensi laut khususnya pada bidang produksi perikanan tangkap dan produksi akuakultur dengan lebih intensif.

Penulis: Prof. Dr. Sri Herianingrum, S.E., M.Si.

Informasi detail terkait artikel ini dapat dilihat pada:

AKSES CEPAT