51动漫

51动漫 Official Website

PPK Ormawa SEJATI UNAIR Tanamkan Literasi Emosi Sejak Dini di SDN 04 Kendalrejo

Levy Martdiana, selaku pemateri, saat melakukan diskusi interaktif bersama siswa SDN 04 Kendalrejo. (Foto: Istimewa)
Levy Martdiana, selaku pemateri, saat melakukan diskusi interaktif bersama siswa SDN 04 Kendalrejo. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) SEJATI 51动漫 (UNAIR) menggelar Pojok Literasi pembelajaran life skill di SDN 04 Kendalrejo pada Sabtu (9/8/2025). Kegiatan itu mengusung topik KENAL (Kenali Diri dan Emosi Diri), yang dirancang untuk membantu siswa sekolah dasar memahami pentingnya mengenali dan mengelola perasaan dan emosi mereka dengan bijak. Melalui metode pembelajaran interaktif seperti permainan edukatif, diskusi kelompok, dan simulasi situasi sehari-hari, siswa diajak untuk lebih peka terhadap perasaan sendiri maupun orang lain.

Levy Martdiana selaku pemateri, menyampaikan bahwa pengenalan emosi sejak dini adalah investasi penting bagi perkembangan anak. 淎nak-anak yang mampu memahami dan mengelola emosinya akan lebih mudah membangun hubungan sosial yang sehat dan mengambil keputusan dengan bijak. Kami ingin membekali mereka dengan keterampilan sejak usia sekolah dasar, ujarnya.

Materi pembelajaran mencakup empat poin utama, yaitu mengenal diri sendiri, mengenal berbagai macam emosi, belajar mengekspresikan emosi dengan baik, serta mengendalikan emosi. Siswa diajak menjawab pertanyaan reflektif seperti 淎ku suka apa?, 淎ku takut kalau, dan 淎ku ingin jadi, untuk membantu mereka memahami kekuatan, kelemahan, serta cita-cita pribadi.

Selain itu, peserta dikenalkan berbagai jenis emosi, mulai dari senang, sedih, marah, takut, malu, hingga rasa sayang. Pemateri menekankan bahwa semua emosi adalah hal yang normal dan boleh dirasakan, namun harus diekspresikan secara tepat. Contohnya, marah diperbolehkan tetapi tidak dengan cara memukul, atau sedih boleh dirasakan namun tidak dengan menyakiti diri sendiri.

Ia juga menjelaskan metode pembelajaran disampaikan secara interaktif melalui permainan edukatif, diskusi kelompok, dan simulasi situasi sehari-hari. Siswa juga dilatih teknik mengendalikan emosi seperti menarik napas pelan, menghitung sampai sepuluh, bercerita kepada orang dewasa, atau menyalurkan perasaan lewat gambar dan tulisan. 淎nak-anak yang mampu memahami dan mengelola emosinya akan lebih mudah membangun hubungan sosial yang sehat dan mengambil keputusan dengan bijak. Kami ingin membekali mereka dengan keterampilan ini sejak usia sekolah dasar, tambahnya.

Kegiatan ini disambut antusias oleh siswa dan guru. Pihak sekolah mengapresiasi metode penyampaian yang menyenangkan dan mudah dipahami, sehingga anak-anak tetap fokus dan bersemangat selama pembelajaran. Harapannya, materi 淜ENAL dapat menjadi bekal penting bagi siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual dan emosional.

Penulis : Dheva Yudistira Maulana

Editor : Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT