Pencabutan gigi merupakan tindakan dalam kedokteran gigi yang seringkali tidak dapat dihindari. Proses penyembuhan dari pencabutan gigi ini dapat menyebabkan resorpsi tulang alveolar sehingga dapat mengganggu pemasangan gigi tiruan. Maka dari itu, dapat dilakukan preservasi soket agar dapat mempertahankan dimensi tulang.
Dalam penelitian ini akan digunakan kombinasi bovine bone graft (BBG) yang bersifat osteokonduktif dan ekstrak propolis sebagai antiinflamasi untuk mempercepat penyembuhan tulang. Penelitian ini bertujuan untuk memahami efek kombinasi BBG dan ekstrak propolis terhadap ekspresi receptor activator of nuclear 魏B ligand (RANKL) dan osteoprotegerin (OPG) pada soket setelah pencabutan gigi.
Hewan coba Cavia cobaya jantan berjumlah 56 dibagi menjadi 8 kelompok dengan masing-masing kelompok berisi 7 ekor. Setiap gigi insisiv kiri bawah akan diekstraksi dan diberikan 4 perlakuan yang berbeda (PEG, ekstrak propolis+PEG, BBG+PEG, dan ekstrak propolis+BBG+PEG). Hewan coba akan diterminasi pada hari ke-3 dan ke-7 dan dilakukan pemeriksaan imunohistokimia untuk dilihat ekspresi RANKL dan OPG dengan menggunakan mikroskop cahaya perbesaran 1000x.
Rerata ekspresi RANKL terendah pada hari ke-3 dan ke-7 terdapat pada kelompok perlakuan kombinasi. Sedangkan rerata ekspresi OPG tertinggi pada hari ke-3 dan ke-7 terdapat pada kelompok kombinasi ekstrak propolis dan BBG. Kesimpulan. Kombinasi ekstrak propolis dan BBG secara efektif meningkatkan ekspresi OPG dan menurunkan ekspresi RANKL pada preservasi soket pencabutan gigi Cavia cobaya.
Penulis: Utari Kresnoadi, Nilasari dan Hari Laksono
Informasi lebih lanjut:





