UNAIR NEWS Vaksin Merah Putih yang dikembangkan oleh tim peneliti telah resmi diberi nama Inavac oleh Presiden RI Joko Widodo. Kolaborasi pengembangan vaksin Covid-19 itu dilakukan antara UNAIR dengan PT Biotis Pharmaceutical Indonesia.
Saat ini, uji klinik tahap akhir atau uji coba pada manusia telah memasuki fase 3 yang berlangsung sejak 27 Juni lalu. Uji klinik fase 3 dilakukan setelah mendapatkab izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.
Rektor UNAIR Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak mengungkapkan, pada uji klinik fase 3, vaksin Inavac disuntikkan kepada sebanyak 5.000 subjek relawan. Prof Nasih juga memastikan bahwa iji klinik fase tiga vaksin Inavac saat ini masih terus berjalan. Rencananya, dalam waktu dekat akan dilakukan uji klinis penggunaan booster.
淧roses untuk fase tiga masih tetap berjalan. Alhamdulillah, tentu kami sangat berterimakasih atas support luar biasa dari BPOM berkenaan dengan pengembangan vaksin ini, ujarnya pada Sabtu (27/8/2022).

Dukungan Berbagai Pihak
Proses pengembangan vaksin Inavac hingga uji klinik tahap akhir itu membawa kebanggaan tersendiri bagi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Ia mengaku bangga karena UNAIR bisa memberikan kontribusi yang signifikan bagi upaya perlindungan kesehatan masyarakat Indonesia, bahkan dunia.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo menargetkan, vaksin Inavac siap diproduksi dan beredar di Jawa Timur setelah bulan September 2022. Pemerintah Provinsi Jatim menargetkan pada akhir bulan tersebut vaksin Inavac sudah melalui uji coba dan mendapat izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) sesuai standart internasional oleh otoritas Food and Drug Administration (FDA).
Sebelumnya, vaksin Inavac telah melalui uji klinik fase 1 yang dimulai pada 8 Februari 2022 terhadap sebanyak 90 subjek relawan. Lalu. uji klinik fase 2 yang dimulai pada 27 Maret 2022 terhadap sebanyak 405 subjek relawan.

Sebagai informasi, ada dua vaksin Covid-19 buatan Indonesia yang diberi nama oleh presiden. Untuk vaksin Merah Putih diberi nama Inavac, sedangkan yang dibuat oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diberi nama Indovac.
“Saya ikut bangga untuk Indonesia. Vaksin pertama Indovac untuk vaksin BUMN, dan kedua adalah vaksin Merah Putih dengan platform inactivated virus namanya Inavac dan sudah disetujui presiden juga, kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI), Penny K Lukito di Jakarta, Jumat (26/8/2022) lalu. (*)
Penulis: Binti Q. Masruroh





