Nyeri pasca preparasi adalah rasa sakit yang terjadi setelah perawatan saluran akar. Beberapa faktor penyebab nyeri pasca preparasi adalah sebagai berikut, yaitu; pemanfaatan kinematika gerak yang berbeda, ukuran preparasi apikal, jumlah kunjungan dan teknik obturasi, ekstrusi debris dan irigasi, trauma pada jaringan periapikal, inflamasi jaringan, dan kondisi pra-preparasi. Instrumentasi saluran akar dengan sistem rotary file juga memainkan peran kunci dalam perawatan saluran akar dengan mengurangi jumlah mikroorganisme dan dengan membersihkan dinding saluran secara mekanis, sehingga mengakibatkan terbentuknya debris. Pada aktifitas ini, periradikuler jaringan dapat teriritasi dan menyebabkan nyeri pasca operasi. Perawatan saluran akar modern menggunakan banyak jenis file yang berbeda sistem tersedia di pasar.
ProTaper Next (PTN) adalah sistem sekuensing yang diperkenalkan oleh Dentsply (Dentsply Maillefer, Ballaigues, Swiss) dengan penampang persegi panjang, desain offset, dan rotasi terus menerus serta swaggering seperti ular gerakan, yang membantu auger keluar dari puing-puing koronal.
Self-Adjusting fle (SAF) (ReDent Nova, Ra檃nana, Israel) adalah sistem preparasi saluran akar yang memiliki keuntungan dari irigasi built-in dengan instrumentasi anatomi. Jaring silinder berongga nikel-titanium (Ni-Ti). SAF membantu beradaptasi dengan anatomi saluran akar dalam tiga dimensi dan menyebabkan retakan mikro yang rendah dan ekstrusi puing.
XP-endo Shaper (XPS) (FKG Dentaire, La Chaux-de-Fonds, Swiss) adalah file anatomi lain yang dikembangkan untuk memaksimalkan efisiensi pembersihan sistem saluran akar. Studi sebelumnya mengklaim bahwa file XPS mencakup lebih banyak area permukaan dinding saluran akar daripada file PTN.11 Dan menyebabkan pengurangan bakteri intrakanal lebih tinggi daripada Reciproc,12 yang berdampak pada nyeri pasca operasi.
Berdasarkan literatur, dilaporkan terdapat prevalensi nyeri pasca perawatan saluran akar gigi setelah Tindakan preparasi saluran akar dengan menggunakan sistem file tunggal seperti XPS dan SAF dan beberapa sistem file seperti PTN. Namun berdasarkan penelitian yang dilaporkan terbukti bahwa tidak ada perbedaan nyeri pasca operasi terhadap perbedaan penggunaan alat preparasi..
Penulis: Dr. Dian Agustin Wahjuningrum, drg., Sp.KG(K)
Informasi lebih detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:
Anuj Bhardwaj, Rudra Kumar Gupta, Ayfer Atav Ates, Dian Agustin Wahjuningrum,
Bur莽in Ar谋can, Taher AlOmari, Alexander Maniangat Luke, Ajinkya M Pawar. [2023] Comparison of Postoperative Pain After the Utilization of Different File Systems in Single Visit Endodontics.





