Insiden keganasan hematologi telah meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Leukemia Mieloid Kronik (CML) merupakan kelainan keganasan klonal sel induk hematopoietik yang memberikan gambaran peningkatan sel seri granulosit dan trombosit di dalam darah tepi dan adanya hiperplasia sel seri mieloid di sumsum tulang. Priapismus merupakan salah satu manifestasi gejala klinis yang langka dan memberikan komplikasi serius pada Leukemia Mieloid Kronik (CML).
Gangguan ini kemungkinan besar disebabkan oleh obstruksi vena akibat adanya hiperviskositas yang disebabkan peningkatan jumlah leukosit yang bersirkulasi dalam bentuk matur dan imatur. Pada laporan kasus berikut dilaporkan seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke ruang gawat darurat dengan priapismus yang disebabkan oleh Leukemia Mieloid Kronis (CML) dengan hiperleukositosis. Pada kasus ini penyaji menegaskan kembali pentingnya pemeriksaan darah lengkap, morfologi, sitogenetik menyeluruh, dan radiologi dalam tatalaksana diagnosis, pengobatan dan tindak lanjut pasien. Pada kasus ini pemberian terapi leukemia untuk menurunkan jumlah leukosit dalam waktu singkat sangat penting agar dapat mengatasi masalah hiperleukositosis yang menyebabkan priapismus pada Leukemia Mieloid Kronik (CML).
Penulsi: Paulus Budiono Notopuro
Link: Priapism on Chronic Myeloid Leukemia with BCR-ABL1 Fusion gene Identified by Molecular Test: A Case Report.
Research J. Pharm. and Tech 2023; 16(5):2229-2232.
DOI: 10.52711/0974-360X.2023.00366





