n

51动漫

51动漫 Official Website

Prof. Kacung: Salah Satu Poin Penting Politik Ialah Keadilan

Prof. Kacung Marijan, Ph.D. Laki-laki yang akrab disapa Kacung, merupakan salah satu guru besar di bidang Ilmu Politik 51动漫. (Foto: UNAIR NEWS)
Prof. Kacung Marijan, Ph.D. Laki-laki yang akrab disapa Kacung, merupakan salah satu guru besar di bidang Ilmu Politik 51动漫. (Foto: UNAIR NEWS)

UNAIR NEWS – 淧olitik tidak melulu bicara mengenai kekuasaan, tapi politik juga bicara tentang bagaimana alokasi dan distribusi resource dari sebuah negara itu dilakukan harus merata. Karena salah satu poin penting politik ialah Keadilan. Pernyataan tersebut terlontar dari Prof. Kacung Marijan, Ph.D. Laki-laki yang akrab disapa Kacung, merupakan salah satu guru besar di bidang Ilmu Politik 51动漫.

Sosok Kacung Marijan juga cukup dikenal luas karena ia tergolong aktif dalam menuangkan pikiran-pikirannya di beberapa media massa. Kacung juga sering diminta untuk menjadi kolumnis di beberapa media cetak nasional untuk mengulas mengenai isu isu sosial, politik, dan juga kebudayaan. Dari tahun 1986 hingga sekarang sudah terhitung lebih dari 300 artikel yang pernah ia tulis di koran maupun majalah. Selain menulis artikel di media masa, sebagai seorang penggiat pendidikan, Prof. Kacung juga telah menghasilkan beberapa jurnal Ilmiah dan buku.

淎walnya saya lebih banyak pada politik Islam karena skripsi saya lebih banyak bicara soal politik Islam, tulisan saya pun banyak soal itu. Dalam perkembangannya saya masuk ke wilayah ekonomi politik khususnya mengenai kebijakan public, tandas Kacung.

Kacung mengatakan bahwa disiplin ilmu mengenai ekonomi politik yang ia tekuni membahas tentang sumber dan alokasi pada negara itu dilakukan. Menurutnya, poin penting pada politik ialah keadilan, maka dari itu lewat ilmu ekonomi politik diharapkan menghantarkan masyarakat agar mengerti bagaimana kebijakan-kebijakan alokasi yang adil dan merata.

淧olitik itu bicara bagaimana soal kekuasaan itu dipergunakan, ungkap Kacung

Ia menambahkan bahwa dari ilmu politik, muncul teori yang bisa dijadikan acuan kebijakan dan intervensi untuk mewujudkan keadilan.

淜emakmuran itu terhalang dengan persaingan tidak sempurna, maka dari itu perlu menggunakan kebijakan ungkapnya

Dosen yang mengampu mata kuliah perbandingan politik ini juga kerap menjadi pembicara di beberapa seminar. Keterlibatannya dalam dunia politik tidak sekedar berupa tulisan. Di tahun 1999, Kacung mendirikan sebuah Pusat Studi Hak Hak Asasi Manusia dan Demokrasi (PUSDEHAM) Surabaya.

Kiprahnya tidak hanya bersentuhan dengan dunia politik, ia juga merambah ke ranah budaya. Pria asal Lamongan ini pernah menjabat menjadi Direktur Jenderal (DIRJEN) Kementrian, Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2012 hingga 2015. Darisana ia mulai mendalami kebudayaan dan kebijakannya. Kacung juga sering memimpin dalam beberapa sidang kebudayaan UNESCO.

Selain menjadi dosen dalam lingkungan akademisi UNAIR, nama Kacung juga cukup dikenal karena pernah menduduki beberapa jabatan penting diantaranya, anggota Senat Akademik, Koordinator Program Mahasiswa Kemitraan Negara Berkembang, Ketua Badan pertimbangan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik dan Ketua Program Studi S2 Ilmu Sosial.

淢anusia itu tidak akan hidup tanpa ilmu politik. Sekarang ini banyak menggunakan sarjana politik untuk menganalisis tren yang terjadi. Dan yang paling penting untuk kita adalah banyak-banyak belajar dan membaca, ungkap Kacung Mengakhiri. (*)

Penulis: Farida Hari
Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT