Teluk Prigi dan Tawang terkenal sebagai daerah penagkapan berbagai jenis larva lobster laut, Panulirus spp., di Jawa Timur. Lokasi ini mungkin dapat memberikan gambaran lingkungan yang sesuai termasuk ketersediaan pakan untuk larva lobster. Oleh karena itu, sebuah kajian telah dilakukan untuk mengetahui jenis dan kelimpahan plankton di kedua lokasi tersebut. Studi ini juga mengeksplorasi indeks keanekaragaman, keseragaman, dan dominasi plankton di kedua lokasi. Sampel plankton di masing-masing lokasi dikumpulkan menggunakan jaring plankton pada empat kedalaman: 0,3 m, 2,5 m, 5 m, dan 20 m dengan tiga ulangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17 spesies plankton teridentifikasi dari kedalaman 0,30 m, 13 pada kedalaman 2,5 m, 11 pada kedalaman 5 m, dan 13 pada kedalaman 20 m di Teluk Prigi. Selain itu, ditemukan 17 jenis plankton pada kedalaman 0,3 m, 11 pada kedalaman 2,5 m, 12 pada kedalaman 5 m, dan 12 pada kedalaman 20 m di Teluk Tawang. Di antara spesies yang paling melimpah adalah Acartia sp., Calanus sp., Paracyclopina sp., dan Oithona sp. Indeks keanekaragaman yang teramati di Karanggongso Teluk Prigi dan Teluk Tawang masing-masing berkisar antara 2,02-2,49 dan 2,17-2,65 dalam kisaran sedang. Demikian pula, indeks keseragaman yang teramati di kedua lokasi tergolong sedang, berkisar antara 0,38-0,45 di Teluk Prigi dan 0,41-0,46 di Teluk Tawang. Tidak ada jenis yang dominan pada kedua lokasi, karena nilai indeks dominansi berkisar antara 0,13-0,30. Di antara spesies plankton yang teridentifikasi, Oithona sp., Calanus sp., Paracyclopina sp., dan Acartia sp. dianggap pakan hidup potensial untuk larva lobster.
Penulis: Endang Dewi Masithah
Sumber:





