Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia dan tergolong negara megadiversitas . Syzygium cumini diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologis, seperti antiinflamasi, antioksidan, antibakteri, antijamur, antidiare, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi profil metabolit ekstrak etanol 70% dari daun dan kulit kayu Syzygium cumini var. album dan menganalisis sifat fisikokimia senyawa identiknya. Skrining fitokimia dilakukan dengan menggunakan metode yang umum digunakan, dan profil metabolit dilakukan dengan menggunakan UPLC-QToF-MS/MS.
Bioaktivitas farmakologis dan sifat fisikokimia senyawa yang diidentifikasi dianalisis menggunakan alat web seperti Way2Drug, SwissADME, dan ProTox II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Syzygium cumini var. album mengandung 33 senyawa, sedangkan ekstrak kulit kayu mengandung 26 senyawa. Morin dan alnusiin diidentifikasi pada kedua sampel. Berdasarkan pengujian aktivitas PASS, morin menunjukkan aktivitas penghambat Klordekona reduktase dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut karena sifat fisikokimia dan profil keamanannya yang baik berdasarkan uji toksisitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun dan kulit kayu Syzygium cumini var. album mengandung morin dan alnusiin, dengan morin yang menunjukkan potensi sebagai agen terapeutik yang efektif dan aman sebagai penghambat Klordekona reduktase.
Penulis : Yanu Andhiarto, Faisal Akhmal Muslikh , Suciati , Sukardiman
Link :





