Kandung kemih merupakan suatu organ berongga yang dapat diregangkan dan memiliki dinding otot yang mudah untuk meregang dan memiliki fungsi untuk menampung urin serta mengeluarkan urin (American Urological Association, 2019). Penyakit kandung kemih pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi neoplasma dan non neoplasma secara histopatologi. Berdasarkan kategori non neoplasma yaitu cystitis dan cystitis glandularis, sedangkan kategori neoplasma terdiri dari urothelial papilloma, inverted urothelial papilloma, PUNLMP, urothelial carcinoma, adenocarcinoma, dan squamous cell carcinoma. Kanker kandung kemih merupakan keganasan yang berasal dari traktus urinarius dan memiliki insidensi yang terus bertambah jumlahnya (Siegel dan Jemal, 2019). Keganasan kandung kemih yang sering ditemui di negara berkembang adalah tipe karsinoma urothelial, yaitu sekitar 90%. Oleh karena itu diperlukan deteksi dini untuk mengetahui prognosis dan stadium awal terkait keganasan kandung kemih.
Keganasan kandung kemih dominan pada laki-laki, perbandingan rasio laki-laki dengan perempuan sebanyak 4:1 kondisi ini dikaitkan dengan tingginya pasien laki-laki yang merokok aktif daripada perempuan, serta rokok memiliki kontribusi sekitar 40 – 50% pada keganasan kandung kemih baik pada laki-laki maupun perempuan, dan adanya kandungan zat nitrit yang ada di dalam rokok ikut serta peran reseptor androgen (AR) diduga menjadi salah satu faktor risiko laki-laki lebih banyak menderita kanker kandung kemih dibandingkan wanita, selain itu faktor anatomi dapat mempengaruhi karena laki-laki memiliki ukuran urethra yang lebih panjang sehingga dapat mengurangi kemungkinan bakteri akan naik dan menyebabkan terjadinya infeksi salah satunya adalah keganasan kandung kemih. Pada pemeriksaan histopatologi subyek menunjukan bahwa sebagian besar pasien dengan keganasan kandung kemih berada dalam kelompok neoplasma, diperoleh sebanyak 84%, dan sisanya berada di kelompok non- neoplasma 16%.
Kelompok usia terbanyak usia 50-80 tahun, secara teori disebutkan adanya peran dari mutasi genetik dan menjelaskan akumulasi material genetik yang mengalami penurunan fungsi seiring dengan pertambahan usia, khususnya inaktivasi p5319 gejala yang sering pada keganasan kandung kemih adalah hematuria, lokasi tersering keganasan di daerah leher kandung kemih serta di derah trigone, lateral dinding kandung kemih dan posterior dinding kandung kemih.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil penyakit kandung kemih di RSUD Dr. Soetomo berdasarkan pemeriksaan histopatologi Periode Januari 2015 “ Desember 2019. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional ini menggunakan 425 sampel penderita keganasan kandung kemih di Laboratorium Patologi Anatomik RSUD.Dr.Soetomo Surabaya periode Januari 2015 “ Desember 2019 yang dibagi berdasarkan kategori neoplasma jinak dan neoplasma ganas. Parameter penilaian terdiri dari usia, jenis kelamin, jenis histopatologi, dan keganasan pada kandung kemih.
Pada hasil penelitian ini didapatkan, kelompok non neoplasma terdiri dari cystitis ada 63 pasien (91,30%) dan cystitis glandularis hanya 6 pasien (8,69%), pada kelompok neoplasma jinak terdiri dari urothelial papilloma, ada 2 pasien (25%) dan inverted urothelial papilloma terdapat 6 pasien (75%), urothelial papilloma berdasarkan kelompok usia dan jenis kelamin paling dominan adalah kelompok usia 25-29 tahun (12,5%), 60-64 tahun (12,5%), dengan jumlah yang sama, pada pasien inverted urothelial papilloma berdasarkan usia dan jenis kelamin yang paling banyak adalah kelompok usia 60-64 tahun (25%), dan 70-74 tahun (25%), sedangkan kelompok paling sedikit usia 55-59 tahun (12,5%), dan 65-69 tahun (12,5%), pada kelompok PUNLMP diperoleh 6 pasien (100%), pada kelompok neoplasma ganas terdiri dari urothelial carcinoma sebanyak 302 pasien (88,30%), adenocarcinoma sebanyak 26 pasien (7,60%), squamous cell carcinoma sebanyak 14 pasien (4,09%), data ini di olah menggunakan computer dengan program Microsoft excel.
Penulis: Veronika Intan Krismaningrum , Anny Setijo Rahaju dr., Sp.PA(K), Dr. Lilik Herawati, dr., M. Kes., AIFO, Prof. Dr. Soetojo, dr., Sp. U (K)
Judul artikel:
Histopathological Examinations Profile Of Bladder Diseases In Dr.Soetomo General Academic Hospital From January 2015 to Desember 2019





