UNAIR NEWS mengadakan kuliah tamu yang menghadirkan Lathifah Hanum MPsi Psikolog PhD Cand dari University of Queensland pada Kamis (20/3/2025). Kuliah tamu ini membahas penelitian mengenai Intergenerational Co-residence Through the Eyes of Older Adults and Their Children: A Qualitative Approach, yang mengupas faktor-faktor yang memengaruhi keputusan orang tua lanjut usia untuk tinggal bersama anak-anak mereka.
Dalam pemaparannya, Lathifah menjelaskan bahwa sistem kekerabatan dan status pernikahan menjadi dua faktor utama yang memengaruhi kualitas hubungan antara orang tua dan anggota keluarga mereka. Selain itu, ada beberapa faktor lain yang turut berperan, seperti kondisi kesehatan, kemampuan beradaptasi, keadaan keuangan, jumlah anggota keluarga, serta dukungan orang tua.
“Keputusan untuk tinggal bersama anak-anak tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi, tetapi juga norma sosial seperti tanggung jawab anak terhadap orang tua,” ujar Lathifah.
Penyederhanaan Subskala dalam Penelitian
Menurutnya, penelitian ini menemukan adanya tumpang tindih dalam beberapa aspek pengukuran, sehingga perlu dilakukan penyederhanaan subskala agar analisis lebih tajam dan jelas. Beberapa aspek yang disederhanakan meliputi tanggung jawab anak terhadap orang tua, hubungan finansial, hubungan emosional, kesehatan, dan status pernikahan.
“Dalam penelitian ini mencoba mengelompokkan variabel-variabel yang memiliki keterkaitan erat agar analisisnya lebih tajam dan jelas,” jelasnya.
Perbedaan Perspektif Antara Anak dan Orang Tua
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penelitian ini juga menunjukkan adanya perbedaan perspektif antara anak dewasa dan orang tua lanjut usia dalam mengambil keputusan tinggal bersama. Dari sudut pandang anak dewasa, faktor utama yang diperhitungkan adalah hubungan dengan orang tua, kondisi keuangan, kesehatan, dan status pernikahan.
Sementara itu, bagi orang tua lanjut usia, sistem kekerabatan menjadi faktor yang lebih kompleks karena mencakup dukungan anak-anak, hubungan keluarga yang lebih luas, serta faktor kondisi kesehatan dan lokasi tempat tinggal sebagai penentu utama.
“Orang tua tidak hanya mempertimbangkan diri mereka sendiri, tetapi juga kesejahteraan anak-anak sebelum memutuskan untuk tinggal bersama mereka,” tambahnya.
Pentingnya Metode Penelitian Kualitatif
Selain membahas hasil penelitian, Lathifah juga menyoroti pentingnya metode penelitian kualitatif dalam memahami fenomena sosial. Menurutnya, penelitian kualitatif bukan sekadar alat, tetapi juga cara berpikir dalam menafsirkan hasil penelitian. Ia menekankan bahwa latar belakang peneliti sangat berpengaruh dalam penelitian kualitatif.
“Siapa diri kita akan membentuk cara kita memahami data, oleh karena itu kita perlu menyadari bias dan latar belakang kita sendiri dalam proses penelitian,” ungkapnya.
Lathifah juga menyoroti pentingnya berdiskusi dengan pembimbing dan rekan peneliti untuk mendapatkan sudut pandang berbeda, serta menjaga kesehatan mental dalam menganalisis data yang mungkin memiliki keterkaitan dengan pengalaman pribadi.
Kuliah tamu ini memberikan wawasan mendalam bagi mahasiswa Psikologi UNAIR mengenai penelitian intergenerational co-residence dan bagaimana penelitian kualitatif dapat digunakan untuk memahami fenomena sosial secara lebih mendalam.
淢elalui kuliah tamu ini, saya harap mahasiswa dapat lebih memahami bagaimana faktor sosial dan psikologis memengaruhi keputusan tinggal bersama dalam keluarga serta mengaplikasikan metode penelitian kualitatif secara lebih efektif di masa mendatang
Penulis: Nafiesa Zahra
Editor: Khefti Al Mawalia





