UNAIR NEWS – Direktur Pascasarjana Prof Badri Munir Sukoco SE MBA Ph D mengapresiasi inovasi publik yang dilakukan oleh semua pimpinan daerah dalam melakukan transformasi pelayanan publik menjadi lebih baik. Sebagai salah satu narasumber dalam agenda yang diselenggarakan oleh Sekolah Pascasarjana 51 (UNAIR), ia mengungkapkan Bupati Lamongan Dr H Yuhranor Efendi MBA, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam S Psi beserta Bupati Trenggalek H Moch Nur Arifin merupakan pemimpin daerah yang memiliki karakteristik pemimpin transformatif.
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR menyampaikan terdapat konsep 4I perilaku kepemimpinan transformasional, yaitu Intellectual Stimulation mampu menstimulasi anggotanya secara intelektual mengetahui solusi apabila masyarakat tidak dapat menjangkau layanan-layanan kesehatan pada kasus kawasan Pamekasan atau industri kreatif yang dibagun Pemerintah Kabupaten Lamongan.
Kܲ, Inspirational motivation, motivasi yang memberikan inspirasi untuk membuat anak buahnya bersemangat kembali melakukan perubahan di daerah masing-masing. Ketiga, role model, perubahan tidak akan berjalan role model (pemimpinnya) yang tidak memberikan Idealized Influence, ujar Prof Badri dalam Airlangga Forum Refleksi Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77: Indonesia Maju Bersama Pemimpin Daerah pada Jumat (12/08/2022).
Lanjutnya, Individual Consideration, artinya pemimpin yang dipercaya anak buah, masyarakat, serta stakeholder. Menurut Prof Badri bahwa Indonesia maju dapat menjadi ambisi kolektif bangsa.
Di beberapa kesempatan, saya selalu sampaikan ambisi maju ini tahun 2045 kalau hanya menjadi beban atau amanah dari pemerintah pusat pasti tidak bisa berjalan. Saya yakin saat para pemimpin daerah seperti tiga narasumber lainnya, dapat melakukan transformasi ekonomi akan menggerakkan transformasi secara struktural. Mulai dari sektor pertanian, jasa, dan sektor-sektor bertambah nilai, maka kemungkinan Indonesia maju tercapai, tegasnya
Pada sesi terakhir, Prof Badri menjelaskan, manusia dibagi menjadi 2 yakni pemikir analitis dan imajinatif. Dua jenis ini cenderung menyukai pemimpin mampu menyampaikan visi yang dapat dibayangkan masyarakat. Indonesia maju bersama pemimpin daerah tidak hanya menjadi wacana, melainkan ambisi kolektif bagi daerah yang maju.
Penulis: Balqis Primasari
Editor: Nuri Hermawan





