51动漫

51动漫 Official Website

Sederet Prestasi Eka Rachma Aprilidanti Hingga Menjadi Mahasiswa Berprestasi Vokasi UNAIR

Eka Rachma Aprilidanti menerima penghargaan sebagai Mawapres UNAIR jenjang vokasi 2025. (Foto: Istimewa)
Eka Rachma Aprilidanti menerima penghargaan sebagai Mawapres UNAIR jenjang vokasi 2025. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Gelar Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) bukan sebutan yang dapat disandang semua mahasiswa. Sebab dalam proses penentuannya diadakan seleksi ketat untuk menyaring kandidat terbaik. Begitupun dengan proses yang dijalani Eka Rachma Aprilidanti yang berhasil menjadi Mawapres 51动漫 (UNAIR) kategori vokasi tahun 2025.

Eka menuturkan bahwa terdapat tiga tahapan seleksi yang harus dilalui di antaranya capaian unggulan, produk inovatif, dan bahasa inggris yang mana semuanya membutuhkan persiapan matang. Melalui wawancara dengan UNAIR NEWS, ia menyebutkan bahwa untuk melengkapi capaian unggulan, ia memerlukan waktu hingga dua tahun. 

淚tu adalah waktu yang tidak sebentar, akhirnya di tahun 2025 apa yang sudah saya kumpulkan untuk capaian unggulan terpenuhi dan berhasil terpilih menjadi Mawapres UNAIR jenjang vokasi, tuturnya.

Dalam waktu dua tahun tersebut, ia mengaku mencari semua kesempatan yang ada dan selalu mencoba berkali-kali mengikuti banyak perlombaan, kegiatan pengabdian masyarakat, dan kegiatan bertaraf nasional hingga internasional lainnya. Hasilnya, ia berhasil meraih Juara 1 Poster Presentation 2025 pada acara National Essay Competition 3 yang diselenggarakan oleh Lembaga setara Prisma Nusantara, Lolos Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Studi Independen di dr. Mekanik Academy 2024, Program Insentif Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Gagasan Futuristik (GFT) 2024, Student Outbound ke Universiti Malaysia Terengganu 2024, dan lain sebagainya.

淐ari segala opportunity yang ada, mulai dari lomba coba terus sampai menang, lalu ikut kegiatan-kegiatan pengabdian masyarakat, dan hal-hal lainnya yang membuat kalian bahagia saat menjalaninya, pesannya.

Eka menyampaikan bahwa sebelum memulai persiapan, mahasiswa disarankan untuk melakukan riset terkait apa saja indikator yang harus dipenuhi. Ia memberikan contoh bahwa dalam capaian unggulan, mahasiswa tidak hanya harus mengumpulkan prestasi kompetisi sebanyak banyaknya tetapi akan menjadi nilai plus jika berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat, kewirausahaan, dan organisasi. 

淐ari peluang sebanyak mungkin baik dari kompetisi, penghargaan, dan lainnya. Sebab, hal kecil yang kamu kumpulkan itu akan menjadi besar suatu saat nanti, terang Mahasiswa Vokasi UNAIR itu.

Ia juga menambahkan bahwa untuk produk inovatif bagi jenjang diploma harus berupa prototype atau alat siap guna. Hal tersebut berbeda dengan jenjang sarjana yang hanya berupa gagasan kreatif saja. Oleh karena itu, untuk persiapan membuat produk inovatif tidak dapat dilakukan dalam waktu sekejap terutama bagi jenjang vokasi atau diploma.

淜ita juga bisa melihat pedoman tahun lalu sebagai gambaran persiapan. Misalnya jika ingin produk inovatif kita mendapatkan nilai maksimal maka kita harus mengangkat semua tema permasalahan yang diberikan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Produk inovatif kita akan dinilai bagaimana kemampuannya menyelesaikan permasalahan dan kesesuaiannya dengan tema yang ada, jelas Eka.

Eka mengatakan bahwa salah satu tips penting yang sering dilupakan adalah cari teman yang satu visi dan misi untuk melakukan berbagai hal-hal baik di luar kampus. Menurutnya, teman yang baik akan bersama-sama mengembangkan diri dan tidak saling bersaing. Ia memberikan saran untuk mencari teman yang mau mengikuti berbagai kompetisi hingga kegiatan pengabdian di luar kampus.

淐ari teman yang mau diajak berkarya bersama yang mana hal itu bisa membantu kamu dalam mengumpulkan capaian unggulan jika ingin menjadi mahasiswa berprestasi, tambahnya.

Tips lain, sambungnya, jangan takut untuk bertanya kepada dosen dan menjadi mahasiswa aktif. Eka menyarankan untuk tidak ragu bertanya pada dosen tentang peluang riset yang bisa diikuti mahasiswa. Ia juga bercerita bahwa dirinya juga dibantu oleh dosen untuk mempersiapkan seleksi mahasiswa berprestasi kali ini. 

淭unjukkan saja mimpi kamu untuk menjadi mahasiswa berprestasi dan katakan bahwa kamu siap mengumpulkan apa-apa saja, dosen akan membantu, ujarnya.

Di akhir, ia berpesan bagi mahasiswa yang ingin menjadi mawapres untuk mempersiapkan semuanya dengan baik dan benar. Persiapkan sertifikat kompetisi dan kegiatan lain yang berskala nasional dan internasional. 

淯sahakan di skala nasional dan internasional agar kalian bisa menjadi wajah yang baik bagi 51动漫 baik jalur sarjana maupun vokasi. Serta jangan lupa untuk memilih teman yang dapat membantu kalian mencapai target kalian, pungkasnya.

Penulis: Septy Dwi Bahari Putri

Editor: Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT