Kami melaporkan senyawa produk alami yang diisolasi dari Syzygium polycephalum yang dikenal sebagai 3,4,3′-Tri-O-methylellagic acid (T-EA) sebagai kandidat obat kanker. Karakterisasi senyawa T-EA hasil isolasi dilakukan dengan menggunakan berbagai metode spektroskopi. Evaluasi in vitro menunjukkan aktivitas penghambatan T-EA terhadap garis sel T47D dan HeLa dengan nilai EC50 masing-masing 55,35 ± 6,28 µg/mL dan 12,57 ± 2,22 µg/mL. Sementara itu, evaluasi in silico bertujuan untuk memahami interaksi TEA dengan enzim yang bertanggung jawab atas regulasi kanker pada tingkat molekuler dengan menargetkan penghambatan enzim cyclin-dependent kinase 9 (CDK9) dan sirtuin 1 (SIRT1). T-EA menunjukkan energi untuk mekanisme penghambatan protein SIRT1 sebagai ∆Gbind (MM-GBSA): -30,98 ± 0,25 kkal/mol dan ∆Gbind (MM-PBSA): -24,07 ± 0,30 kkal/mol, sedangkan hambatan CDK9 sebagai ∆Gbind (MM-GBSA): -29,50 ± 0,22 kkal/mol dan ∆Gbind (MM-PBSA): -25,87 ± 0,40 kkal/mol. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai informasi penting bahwa senyawa asam 3,4,3′-tri-O-metilelagat aktif terhadap kanker serviks dan kanker payudara.
Penulis: Dr. Nanik Siti Aminah
Link Jurnal:





