51动漫

51动漫 Official Website

Senyawa Bioaktif yang Diisolasi dari Shorea beccariana sebagai Inhibitor Enzim 伪-Glucosidase

Ilustrasi Diabetes Melitus. (sumber: Siloam Hospitals)
Ilustrasi Diabetes Melitus. (Foto: Siloam Hospitals)

Diabetes melitus (DM) adalah gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan hiperglikemia persisten akibat defisiensi atau resistensi insulin. Bentuk yang paling umum, diabetes melitus tipe 2 (DMT2), mencakup lebih dari 90% dari semua kasus dan terkait dengan disfungsi sel 尾 pankreas dan resistensi insulin. DMT2 dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk predisposisi genetik, obesitas, pola makan yang buruk, dan gaya hidup yang kurang gerak. Hiperglikemia kronis pada pasien diabetes sering kali menyebabkan komplikasi berat seperti neuropati, nefropati, dan penyakit kardiovaskular.

Salah satu strategi terapi utama untuk mengelola DMT2 melibatkan penghambatan 伪-glukosidase, suatu enzim usus yang ditemukan di membran permukaan brush border sel-sel usus halus. Mereka berperan dalam langkah terakhir pencernaan karbohidrat, memecah ikatan 伪-1,2, 伪-1,4, dan 伪-1,6-glukosidik dalam oligosakarida untuk melepaskan monosakarida yang dapat diserap. Dengan menunda pencernaan karbohidrat dan penyerapan glukosa, inhibitor 伪-glukosidase (AGI) membantu mengatur kadar glukosa darah postprandial. Beberapa AGI sintetis, termasuk akarbosa, miglitol, dan voglibose, tersedia secara klinis; namun, keduanya dikaitkan dengan efek samping gastrointestinal seperti kembung, diare, dan ketidaknyamanan perut. Akibatnya, pencarian inhibitor 伪-glukosidase yang berasal dari tumbuhan dengan efikasi yang lebih baik dan efek samping yang lebih sedikit telah mendapatkan perhatian yang semakin besar.

Genus Shorea, yang termasuk dalam famili Dipterocarpaceae, terdiri dari sekitar 190 spesies, banyak di antaranya endemik di Asia Tenggara. Penelitian sebelumnya pada beberapa spesies Shorea telah mengungkapkan keberadaan metabolit sekunder termasuk stilbena, triterpenoid, kumarin, bergenin, dan turunan asam elagat, yang banyak di antaranya telah menunjukkan sifat antidiabetik. Misalnya, ekstrak dari Shorea roxburghii telah dilaporkan meningkatkan metabolisme glukosa pada tikus diabetes dan menghambat aktivitas lipase pankreas. Namun, terlepas dari bioaktivitas yang menjanjikan ini, belum ada penelitian mendalam tentang potensi penghambatan 伪-glukosidase dari senyawa yang diisolasi dari spesies Shorea.

Investigasi fitokimia terhadap tumbuhan terancam punah Shorea beccariana menghasilkan isolasi dua senyawa bioaktif: asam 3-翱-尘别迟测濒别濒补驳颈肠-3′-翱-伪-谤丑补尘苍辞蝉颈诲别 (EAG) dan bergenin (BER). Profil farmakokinetik kedua senyawa dievaluasi secara in silico melalui penilaian Absorpsi, Distribusi, Metabolisme, Ekskresi, dan Toksisitas (ADMET), bioavailabilitas, dan kemiripan obat, yang menunjukkan sifat mirip obat yang menguntungkan. Uji aktivitas penghambatan 伪-glukosidase in vitro menunjukkan bahwa EAG sedikit lebih poten daripada inhibitor referensi akarbosa, sementara BER menunjukkan penghambatan yang lebih lemah.

Meskipun BER kurang poten dibandingkan akarbosa secara in vitro, afinitas ikatannya yang superior secara in siliko menunjukkan potensi manfaat dari fleksibilitas molekuler dan stabilisasi dinamis. Studi ini merupakan laporan pertama aktivitas penghambatan 伪-glukosidase dari S. beccariana dan memberikan wawasan fitokimia dan farmakologis yang berharga yang dapat mendukung konservasi dan eksplorasi terapeutiknya.

Penulis: Abdullahi Musa, Muhammad Ikhlas Abdjan, Nanik Siti Aminah*, Alfinda Novi Kristanti, I Gusti Made Sanjaya, Andika Pramudya Wardana, Shamsu Shuaibu Balah and Yoshiaki Takaya

Untuk informasi lebih detail terkait dengan riset ini dapat dilihat pada:

AKSES CEPAT