UNAIR NEWS– Dalam rangka mempererat tali silaturahmi Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Islam (UKMKI) 51动漫(UNAIR)menyelenggarakan kegiatan jaulah antar Lembaga dakwah kampus dan lembaga dakwah fakultas. Kegiatan ini melibatkan Jamaah Masjid Manarul Ilmi (JMMI) ITS, Forum Kajian Islam dan Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi (FORKIM FIA) Universitas Brawijaya dan UKMKI UNAIR. Berlangsung pada Minggu (18/5/2025) di Masjid Manarul Ilmi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS),JMMI ITS menjadi tuan rumah.
Kegiatan dibuka dengan registrasi peserta pada pukul 07.30, berlanjut dengan pembukaan, tilawah, menyanyikan lagi Indonesia Raya. Serta sambutan ketua pelaksana setiap Lembaga dakwah serta penayangan video profil. Tak lupa juga sambutan oleh Pembina masing masing Lembaga dakwah yakni Dr Eko Nurhaji Purnomo SPd MPd, Pembina FORKIM FIA UB dan Prof Dr Muhammad Mashuri MT Pembina JMMI ITS. Sedangkan Pembina UKMKI UNAIR, Dr Abdul Rahem Mkes Apt berhalangan hadir
Dalam sambutannya Prof Dr Muhammad Mashuri MT mengatakan bahwa tantangan ke depan adalah bagaimana menjadikan masjid kampus ini ekslusif. “Organisasi islam di kampus harus tampil sebagai komunitas yang bisa menjadikan tempat bagi civitas akademika untuk healing,” ujarnya.
Tidak sedikit dari kalangan civitas akademika yang merasa dirinya kurang atau bahkan belum baik enggan untuk ikut terlibat dalam kegiatan oleh mahasiswa masjid maupun organisasi keislaman. Sebab, stigma bahwa masjid dan organisasi keislaman hanyalah untuk orang-orang baik. Padahal adanya mahasiswa masjid maupun organisasi keislaman adalah untuk mewadahi semua kalangan. Baik yang merasa mereka sudah baik maupun belum. Masjid ataupun organisasi keislaman hadir bagi mereka yang ingin menjadi lebih baik bukan hadir hanya untuk orang-orang baik.
Forum Diskusi
Setelah melakukan pengenalan dari tiap-tiap perwakilan lembaga dakwah kampus yang hadir pada jaulah hari ini. Kegiatan berlanjut dengan sesi ishoma sebagai jeda sebelum menuju acara inti. Yaitu Forum Group Discussion (FGD), yang merupakan kegiatan sharing antar departemen yang linier di tiap-tiap lembaga dakwah kampus. Pada sesi FGD, seluruh peserta jaulah terbagi menjadi 11 kelompok sesuai dengan fokus tiap departemen. Salah satunya adalah kelompok 4 yang berisi perwakilan dari departemen-departemen yang berfokus pada peningkatan kompetensi, peningkatan skill, dan pengkaderan. Seperti yang PSDM JMMI, PPM Forkim, dan Kaderisasi UKMKI lakukan.
Melalui sesi FGD ini, masing-masing perwakilan saling berbagi pengalaman, permasalah, hingga solusinya dengan situasi yang tentu berbeda-beda. Dari sinilah mereka dapat belajar dan bertukar pikiran terkait fokus dan permasalahan masing-masing departemen yang akan membantu dalam berdinamika tiap lembaga dakwah kampus kedepannya. Kegiatan jaulah di tutup dengan sesi dokumentasi dan awardingyang menjadi apresiasi sederhana bagi perwakilan tiap lembaga dakwah kampus yang telah hadir hari ini.
Penulis: Ivana Butsainah Labibah dan Nuril Qolbi Huda
Editor: Yulia Rohmawati





