51动漫

51动漫 Official Website

Songsong KMI Expo, UNAIR Gelar Coaching dan Mentoring P2MW

Dr. Tri Siwi Agustina, S.E.,M.Si sedang mementoring mahasiswa peserta P2MW. (Foto: Ini Tanjung Tani)
Dr. Tri Siwi Agustina, S.E.,M.Si sedang mementoring mahasiswa peserta P2MW. (Foto: Ini Tanjung Tani)

UNAIR NEWS – Dalam rangka persiapan Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI), Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) 51动漫 (UNAIR) mengadakan workshop dan coaching Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), pada Senin (6/3/2023). Dalam sosialisasi dan pendampingan, peserta dimentori langsung oleh Angga Erlando SE M EC DEV selaku PIC dari P2MW UNAIR dan Dr Tri Siwi Agustina SE Msi selaku mentor untuk mahasiswa.

Dalam pelaksanaannya, P2MW tahun ini dimulai Februari hingga November mendatang melalui tiga tahap penyeleksian. Tahap pertama, proposal mahasiswa akan diseleksi oleh internal universitas yang hanya dipilih 18 proposal dalam dua kategori, yaitu kategori bisnis awal dan bisnis bertumbuh minimal 6 bulan. Tahap kedua seleksi oleh pihak Belmawa pada bulan April yang mana peserta akan lolos dan didanai. Tahap terakhir atau puncaknya pada KMI Expo yang akan dilaksanakan bulan November mendatang.

Angga Erlando, selaku PIC dari program itu memiliki target 18 proposal untuk diseleksi ke tingkat nasional. 18 proposal itu terdiri dari berbagai kategori, yaitu makanan dan minuman, teknologi terapan, budidaya, industri kreatif, seni dan budaya serta bisnis digital). Dari target kali ini diharapkan mahasiswa bisa menyabet kejuaraan lebih banyak dari tahun sebelumnya yang mana dari 7 kategori UNAIR berhasil menjuarai 4 kategori.

Sementara itu, Dr Tri Siwi Agustina SE Msi selaku mentor mahasiswa memberikan tips dan trik lolos tahap seleksi berkas. Pertama, menurutnya, memperhatikan cara pensubmitan yang diminta. Misalnya pada saat submit proposal peserta hanya mem-paste proposal pada kolom (bukan upload)

淜esesuaian berkas yang diminta juga penting dalam tahap penyeleksian, seperti sertifikat yang berhubungan dengan pelatihan bisnis, ungkapnya.

Kedua, memperhatikan deadline dan memastikan lagi semua yang disubmit sudah sesuai dengan yang diminta.

Sementara itu, hal yang lebih lagi adalah menulis latar belakang proposal yang benar dan dapat tersampaikan dengan baik. Misalnya, tidak boleh menggunakan kata ganti 榓ku, kami atau kita di dalam proposal. Latar belakang, lanjutnya, harus memberikan penjelasan mengenai tahapan usaha, kategori usaha, kondisi perkembangan usaha, struktur organisasi, sejarah, serta lokasi usaha tersebut dibuat.

淚ni biasanya menjadi kendala, ada banyak mahasiswa yang punya ide-ide cemerlang tapi mereka sulit untuk menuliskannya, jadinya maksud dan tujuannya kurang tersampaikan, ujarnya saat diwawancarai.

Dalam workshop P2MW ini peserta tidak hanya diberi pengarahan saja, tetapi juga diminta untuk praktek langsung menulis latar belakang dan noble purpose dengan baik dan benar.

Penulis: Ini Tanjung Tani
Editor: Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT