51动漫

51动漫 Official Website

Spesifik Tungau Debu Rumah dalam Mendiagnosis Rhinitis Alergi Lokal

ilustrasi Spesifik Rhinitis Alergi (sumber: halodoc)

Rhinitis alergi lokal (RAL) merupakan peradangan hidung yang memiliki gejala mirip dengan rinitis alergi dan ditandai dengan produksi antibodi IgE spesifik alergen lokal selama paparan terhadap alergen inhalasi tanpa disertai adanya atopi sistemik. Pasien RAL seringkali mengalami misdiagnosis menjadi rinitis non alergi atau rinitis idiopatik. Misdiagnosis pada pasien RAL dapat menyebabkan kesalahan pendekatan serta penatalaksanaan yang tidak tepat.

Prevalensi rhinitis alergi lokal hingga saat ini masih banyak mengalami perdebatan. Rondon, et al. melaporkan prevalensi RAL terdapat pada 25,7% dari 428 populasi dewasa yang telah terdiagnosis sebagai rinitis kronis. Di Asia Timur, estimasi prevalensi RAL dilaporkan berkisar antara 7-19%. Alergen utama RAL adalah tungau debu rumah diikuti oleh serbuk sari rerumputan dan pepohonan. Tungau debu rumah terutama Dermatophagoides pteronyssinus memiliki peranan yang sangat penting pada induksi RAL dalam segala rentang usia.

Tes provokasi alergen merupakan baku emas pemeriksaan untuk mendiagnosis RAL, namun pemeriksaan ini memerlukan prosedur yang rumit dan waktu yang lama. Tes ini digunakan untuk mengetahui respon alergi lokal pada mukosa hidung setelah terpapar alergen menggunakan metered spray yang mengandung alergen di dalamnya. Hasil positif tes ini didapat berdasarkan penilaian subjektif melalui visual analog scale (VAS) atau penilaian obyektif menggunakan rinometri akustik maupun rinomanometri anterior. 

Tes IgE spesifik alergen nasal dapat digunakan sebagai alternatif dalam mendiagnosis RAL. Pemeriksaan ini lebih aman dan mudah dibandingkan dengan tes provokasi alergi. Tes ini dilakukan untuk menilai kadar IgE nasal spesifik terhadap alergen . Tes ini dapat menggunakan metode swab nasal, sekresi nasal, maupun cuci hidung dan akan dinilai menggunakan fluoroenzyme immunosorbent assay. 

Penulis: Elsa Rosalina, Dwi Reno Pawarti, Irwan Kristyono, Baharudin Abdullah

Link:

Baca Juga: Efusi Pleura pada Limfoma Burkitt

AKSES CEPAT