51动漫

51动漫 Official Website

Stigma Berat Badan

Foto oleh beritamalut.co

Stigma berat badan didefinisikan sebagai devaluasi sosial dan pencemaran nama baik orang-orang yang dianggap membawa kelebihan berat badan dan mengarah pada prasangka, stereotip negatif, dan diskriminasi terhadap orang-orang tersebut. Stigma berat badan tersebar luas, karena individu dengan berat badan berlebih mengalami diskriminasi tidak hanya dalam pekerjaan, pendidikan, perawatan kesehatan, media tetapi juga dalam hubungan interpersonal mereka dengan orang penting lainnya.

Stigma berat badan dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis stigma terkait: stigma yang dialami, stigma yang dirasakan, dan stigma diri yang terkait dengan berat badan. Stigma yang dialami mengacu pada individu yang menerima dan mengalami prasangka atau diskriminasi dari orang lain. Banyak hasil kesehatan negatif dari stigma berat badan telah dilaporkan, termasuk disfungsi metabolisme, tekanan psikologis, ketidakpuasan citra tubuh, harga diri rendah, kualitas hidup yang berhubungan dengan kesehatan yang buruk, dan perilaku makan yang tidak teratur.

Tujuan penulisan artikel dengan judul Evaluation of two weight stigma scales in Malaysian university students: weight self憇tigma questionnaire and perceived weight stigma scale adalah untuk menguji sifat psikometrik WSSQ dan PWS di antara mahasiswa universitas Malaysia. Artikel ini dapat memberikan pedoman untuk studi serupa bagi siswa Indonesia. Uji validitas dan reliabilitas WSSQ dan PWS menggunakan teori tes klasik dan teori tes modern. Artikel tersebut juga meneliti validitas bersamaan dari total skor WSSQ dan PWS dengan depresi, kecemasan, stres, dan indeks massa tubuh juga diselidiki. Memvalidasi WSSQ dan PWS akan menguntungkan penyedia layanan kesehatan dan penerima layanan kesehatan. Selanjutnya, validasi instrumen ini akan sangat memudahkan penilaian stigma bobot dalam studi lintas budaya.

Kesimpulannya, baik WSSQ dan PWS ditemukan memiliki validitas dan reliabilitas yang memadai; oleh karena itu, mereka dapat digunakan untuk menilai stigma berat badan di antara mahasiswa universitas Malaysia. Struktur faktor dikonfirmasi untuk kedua instrumen. Namun demikian, perhatian khusus perlu diberikan pada item 5 dan 7 untuk WSSQ dan item 3 untuk PWS karena statistik kecocokan yang agak tidak memuaskan dalam model Rasch.

Secara keseluruhan, temuan kami menunjukkan bahwa penggunaan kedua instrumen dapat bermanfaat bagi profesional kesehatan dan pasien. Temuan ini juga dapat meningkatkan pemahaman kita tentang stigma berat badan di antara mereka yang kelebihan berat badan dan membantu mencegah dan memerangi stigma berat badan.

Penulis : Ira Nurmala, S.KM., M.PH., PhD

Informasi lengkap artikel ini dapat dilihat pada artikel kami di Eating and Weight Disorders – Studies on Anorexia, Bulimia and Obesity (EWD) yang dapat diakses melalui link berikut:

doi: 10.1007/s40519-022-01398-3

How to Cite:

Gan, W.Y., Tung, S.E.H., Kamolthip, R. et al. Evaluation of two weight stigma scales in Malaysian university students: weight self-stigma questionnaire and perceived weight stigma scale. Eat Weight Disord (2022).

AKSES CEPAT