51

51 Official Website

Studi in vitro tentang probiotik Lactobacillus helveticus: Efek antibakteri terhadap Porphyromonas gingivalis

Ilustrasi bakteri selulolitik. (Sumber: penyuluhankelompoka16.wordpress.com)

Periodontitis adalah penyakit inflamasi umum yang menyerang jaringan penyangga gigi seperti gusi, ligamen periodontal, tulang alveolar, dan cementum. Penyakit ini ditandai dengan peradangan gusi akibat penumpukan plak gigi, yang berpotensi menyebabkan kantong periodontal dan kehilangan gigi, serta terkait dengan berbagai penyakit sistemik. Kondisi ini melibatkan ketidakseimbangan mikrobiota subgingival, dengan bakteri kompleks merah seperti *Porphyromonas gingivalis* (*P. gingivalis*) sebagai kontributor utama. *P. gingivalis* menggunakan faktor virulensi, termasuk fimbriae, untuk kolonisasi, menghindari sistem kekebalan tuan rumah, dan menyebabkan kerusakan jaringan. Bakteri asam laktat (LAB), khususnya *Lactobacillus helveticus* (*L. helveticus*), diidentifikasi sebagai probiotik yang berpotensi menghambat patogen dan mengurangi respons pro-inflamasi yang terkait dengan *P. gingivalis*.

Metode

Studi ini menyelidiki aktivitas antibakteri dua strain probiotik, L. helveticus dan P. gingivalis, terhadap strain bakteri. L. helveticus dibiakkan pada agar MRS selama 24 jam, sedangkan P. gingivalis dibiakkan pada plate agar darah BHI-T yang diperkaya. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan uji difusi sumur, dengan zona penghambatan yang lebih besar menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi. Aktivitas biofilm dievaluasi menggunakan pewarnaan kristal violet, dan persentase penghambatan biofilm terhadap P. gingivalis dihitung. Viabilitas sel bakteri hidup/mati juga dievaluasi menggunakan mikroskop fluoresensi. Perubahan morfologi sel bakteri dianalisis melalui Mikroskop Elektron Pemindaian Emisi Lapangan (FESEM). Analisis statistik dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS, dengan uji Shapiro-Wilk dan uji Kruskal-Wallis digunakan untuk membandingkan data antar kelompok. Semua analisis dianggap secara statistik signifikan dengan nilai p < 0,05. Hasil menunjukkan bahwa L. helveticus mungkin merupakan agen antibakteri potensial terhadap P. gingivalis.

Hasil Dan diskusi

Studi ini meneliti pengaruh L. helveticus terhadap pertumbuhan P. gingivalis. Hasilnya menunjukkan bahwa L. helveticus dapat menghambat P. gingivalis secara efektif pada konsentrasi tinggi. Uji kristal violet menunjukkan adanya pengurangan signifikan pada pembentukan biofilm P. gingivalis, dengan biomassa yang diobati menunjukkan penurunan 85% dibandingkan kelompok kontrol. Pengamatan mikroskopi fluoresensi menunjukkan perbedaan antara biofilm yang diobati dan yang tidak, dengan penurunan jumlah sel hidup dalam biofilm yang diobati. Selain itu, analisis ultra-morfologis menggunakan FESEM menunjukkan bahwa sel yang diobati mengalami kerusakan struktur.

Periodontitis, gingivitis, dan karies gigi disebabkan oleh mikroorganisme di mulut, dengan P. gingivalis sebagai bakteri yang menunjukkan efek berbahaya. Penelitian ini mengevaluasi efek antibakteri L. helveticus ATCC 15009 terhadap P. gingivalis, dengan hasil menunjukkan adanya diameter zona penghambatan yang signifikan. L. helveticus memproduksi molekul yang meningkatkan komunikasi bakteri dan dapat mengurangi patogenisitas P. gingivalis. Hasil menunjukkan bahwa L. helveticus bisa menjadi pendekatan yang menjanjikan untuk pengobatan terkait P. gingivalis dan perlu penelitian lebih lanjut untuk memahami mekanisme aksinya di lingkungan mulut.

Kesimpulan

Secara ringkas, studi ini menunjukkan bahwa L. helveticus ATCC 15009 memiliki efek penghambatan yang signifikan terhadap patogen mulut P. gingivalis, yang mengakibatkan penurunan pertumbuhan sel dan perubahan morfologi bakteri. Oleh karena itu, temuan ini menyarankan bahwa terapi probiotik dapat bermanfaat dalam pengelolaan penyakit periodontal. Selain itu, efek antibakteri yang kuat dari L.helveticus terhadap P. gingivalis menyoroti pentingnya penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi strategi probiotik optimal yang dapat meningkatkan kesehatan periodontal. Memahami bagaimana bakteri probiotik dapat menghambat pertumbuhan strain patogen mungkin penting dalam mengembangkan langkah-langkah pencegahan untuk periodontitis dan mengoptimalkan hasil pengobatan.

Sumber Referensi :

Bakri, H. H., Syed Abdul Rahman, S. N., Abd Halim, A. A., Baharuddin, N. A., Said Gulam Khan, H. B., Zainal Abidin, Z., Arzmi, M. H., Munadziroh, E., & Wan Harun, W. H. A. (2025). In vitro study of probiotic Lactobacillus helveticus: Antibacterial effects on Porphyromonas gingivalis. PloS one20(8), e0329497. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0329497

AKSES CEPAT