51动漫

51动漫 Official Website

Suplemen Herbal Mempercepat Pemulihan Kerusakan Otot Akibat Olahraga

Kerusakan otot rangka merupakan keniscayaan dalam sebuah aktivitas olahraga. Kerusakan serabut otot sulit dihindari, cepat atau lambat, miikro ataupun makro terjadi mengikuti kontraksi selama dan setelah berolahraga. Kerusakan dapat terrjadi selama, sesaat setelah atau bahkan 24 jam setelah berhenti berolahraga. Pada beberapa kasus, kerusakan otot dapat berlangsung berhari bahkan berbulan, hingga mengganggu aktivitas keseharian dan produktivitas kerja.

Kerusakan otot rangka dapat terjadi karena tarikan mekanik (gaya eksentrik) dan pajanan molekul reaktif oksidan yang memicu stres oksidatif. Tarik ulur selama otot berkontraksi menyebabkan aliran darah menuju ke otot mengalami iskemi-repefusi. Iskemi-reperfusi menginduksi terbentuknya reaktif oksidan seperti superoksida, hydrogen peroksida, peroksida dan sejenisnya. Molekul ini mengoksidasi protein myofibril yang ada di dalam otot. Myofibril mengalami kerusakan dan mengganggu fungsi kontraksi otot yang menunjang aktivitas olahraga. Otot membutuhkan proteksi antioksidan untuk menangkal rekasi oksidasi tersebut.

Kerusakan otot tidak dapat pulih hanya dengan beristirahat. Masyarakat umum kerap keliru mengambil langkah untuk memulihkan otot yang rusak. Sebagian menggunakan intervensi pemijatan yang dikombinasikan dengan pajanan panas, seperti balsam, obat gosok atau pajanan infra red. Hal ini tidak mengurangi kerusakan, malah menambah dampak kerusakan yang meluas. Padahal di sekitar kita, banyak modalitas yang dapat digunakan untuk mempercepat pemulihan dari kerusakan otot. Telaah ini membahas beberapa diantaranya yang berfokus pada bahan alam yang berasal dari herbal.

Herbal yang berpotensi dapat memulihkan kerusakan otot akibat aktivitas olahraga adalah herbal yang memiliki khasiat antioksidan. Terdapat dua jenis herbal yang berkhasiat antioksidan. Pertama, herbal yang memiliki aktivitias antioksidan tinggi, bekerja secara langsung menghentikan aktivitas molekul reaktif oksidan dan menurunkan stress oksidatif. Kedua, herbal yang memiliki aktivitas antioksidan sedang, bekerja secara tidak langsung menstimulasi otot memproduksi antioksidan endogen, seperti SOD, catalase, GPx, dan sejenisnya.

Herbal yang tersedia di sekitar kita banyak yang  memiliki khasiat antioksidan. Sebagai contoh adalah resveratrol pada anggur, curcumin pada kunyit dan epigalo cathecin pada teh hijau. Bahan alami ini dapat dengan mudah diperoleh disekitar kita, merupakan tumbuhan yang hdiup subur dan merupakan varietas asli Indonesia. Herbal tersebut telah lama dimanfaatkan secara empiris untuk memulihkan berbagai gangguan kesehatan.

Sebagian besar herbal dimanfaatkan dalam bentuk simplisia dengan istilah kekinian yang disebut jamu. Penyiapan herbal dalam bentuk simplisia dilakukan dengan sanagat sederhana dan tradisional. Herbal sering dimanfaatkan sebagai suplemen, tambahan nutrisi fungsional yang memiliki khasiat jika diberikan dalam jumlah tertentu. Pemanfaatan herbal sebagai suplemen untuk memulihkan kerusakan otot rangka pada aktivitas olahraga mengikuti kearifan lokal daerah. Setiap daerah memiliki kekhasan herbal yang dimanfaatkan sebagai suplemen.   

Penulis : Bambang Purwanto

Sumber : Herbal Supplements That Have the Potential to Accelerate Recovery of Exercise-Induced Muscle Damage: Systematic Review [Efecto de los suplementos a base de hierbas sobre el dao muscular inducido por el ejercicio: una revisin sistemtica]. 2023. Retos Vol 51.

.

AKSES CEPAT