51动漫

51动漫 Official Website

Survey Data Perilaku Kewargaan Konselor Pemasyarakatan

Foto by Alodokter

Konselor berperan dalam membantu tugas penyidik, penuntut umum, dan hakim dalam perkara anak, menentukan program pembinaan narapidana di lapas dan anak didik pemasyarakatan di lapas anak; menentukan program perawatan tahanan di rutan, menentukan program bimbingan dan/atau bimbingan tambahan bagi klien pemasyarakatan, melaksanakan bimbingan kemasyarakatan dan bimbingan kerja bagi klien pemasyarakatan, memberikan pelayanan terhadap instansi lain dan masyarakat yang meminta data atau hasil survey terhadap klien tertentu, mengoordinasikan pembimbing kemasyarakatan dan pekerja sukarela yang melaksanakan tugas pembimbingan, dan melaksanakan pengawasan terhadap terpidana anak yang dijatuhi pidana pengawasan, anak didik pemasyarakatan yang diserahkan kepada orang tua atau wali yang diberi tugas pembimbingan. Konselor sendiri merupakan bagian dari petugas pemasyarakatan yang bertugas membimbing narapidana agar dapat kembali berintegrasi secara sosial ke dalam masyarakat sedangkan proses penyuluhan itu sendiri dimulai 1 tahun sebelum masa tahanan berakhir.

Diantara banyak tugas konselor tersebut, masih banyak pekerjaan diluar tugas dan fungsinya dalam menjalankan peran pendampingan terhadap klien pemasyarakatan misalnya, melakukan pendekatan terhadap klien pemasyarakatan di luar jam kerja, berinteraksi dengan berbagai instansi (misal, BNN, LSM, Pelaku Usaha) yang juga melakukan pembinaan terhadap klien pemasyarakatan. Penelitian ini merupakan rangkuman Dataset yang menunjukkan hasil temuan tentang variabel Psychological Capital, Transformational Leadership, dan Work Engagement yang mempengaruhi perilaku kewargaan konselor. Dataset dalam artikel ini juga menerapkan analisis multigroup yang membedakan perilaku kewargaan konselor pria dan wanita.

Kumpulan dataset ini mencakup beberapa instrumen dari empat variabel yang diukur yakni Perilaku Kewargaan (Organizational Citizenship Behaviour), Psychological Capital, Transformational Leadership, dan Work Engagement yang diadopsi dari  penelitian sebelumnya. Total populasi konselor di Indonesia adalah 1565 petugas, namun penelitian ini hanya berfokus pada konselor untuk narapidana terorisme. Jadi, besar sampelnya adalah 156 konselor. Kriteria yang digunakan dalam pemilihan responden adalah petugas Lapas yang bertugas berinteraksi langsung dengan warga binaan, dan bekerja 24 jam melalui shift kerja. Hasil riset ini membuktikan perilaku kewargaan mampu menciptakan lingkungan kerja yang efektif.Selanjutnya dengan kepemimpinan transformational dan Psychological Capital menguatkan Work Engagement dari  konselor untuk berperilaku kewargaan.

Penulis: Anis Eliyana

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di :

(The mediating role of work engagement: A survey data on organizational citizenship behavior)

AKSES CEPAT