Saat ini pariwisata tidak hanya sebagai konsumsi, melainkan juga merupakan salah satu sumber pemasukan global. Industri pariwisata membentuk sebuah lingkungan yang di mana budaya berkembang pesat melalui berbagai acara budaya. Selain itu, pariwisata memberikan kontribusi pada regenerasi regional atau lokal. Serta mempromosikan pembangunan dan keberlanjutan. Banyak negara menggunakan festival budaya sebagai sarana untuk mempromosikan negara, dapat meningkatkan pendapatan, membangun citra positif, dan menarik investasi.
Industri hiburan terus berkembang dan menghadirkan beraneka ragam warna terhadap jenis-jenis kegiatan industri hiburan yang identik dengan pemberian jasa. Kompleksitas industri ini melibatkan berbagai pihak yang memiliki tujuan bersama untuk menciptakan tujuan yang sama. Menurut Raj & Musgrave (2009) penyelenggaraan sebuah festival atau acara dapat memberikan dampak terhadap sosial budaya, perekonomian, dan lingkungan.
Contoh-contoh Festival
Sebagai contoh, ada festival Edinburgh Festival Fringe yang merupakan festival seni pertunjukan terbesar di dunia yang berlangsung selama beberapa minggu di Skotlandia. Dengan menampilkan pertunjukan teater, komedi, musik, tari, dan acara seni lainnya di berbagai lokasi di seluruh kota.Selain itu ada Cherry Blossom Festival yang diselenggarakan di Jepang untuk merayakan mekarnya bunga sakura. Festival ini biasanya berlangsung selama beberapa minggu di musim semi saat bunga sakura mekar dan menampilkan pawai bunga sakura, pameran seni Jepang, konser musik, dan berbagai pameran tanaman dan kebun bunga.
Selain di luar negeri, Indonesia juga memiliki festival budaya yang tak kalah keren, yaitu Festival Kesenian Budaya. Festival ini berisi acara seni dan budaya yang diadakan setiap tahun di Ubud Bali. Festival ini menampilkan pertunjukan tari tradisional, musk, pameran seni, dan workshop seni. Beberapa acara di festival ini seperti Ubud Jazz Festival yang diadakan selama 2 hari dari konser lokal dan internasional, Bali Art Festival yang berlangsung selama satu bulan menampilkan tarian tradisional, seni lukis, dan musik.
Selain itu, ada juga Ubud Food Festival, Sanur Village Festival, Bali Kite Festival. Berlangsungnya Festival Kesenian Ubud dapat memberikan dampak positif dari segi peningkatan ekonomi lokal karena terjadinya peningkatan perdagangan dan konsumsi, meningkatkan nilai promosi destinasi. Dengan kegiatan yang diadakan di festival ini dapat meningkatkan pengalamanan wisatawan, selain itu adanya festival ini mampu menjadi bagian pelestarian kesenian Bali.
Candi Prambanan
sering mengadakan acara, seperti eksibisi seni instalasi kontemporer KAWS Holiday di kawasan Wisata Candi Prambanan. Adanya instalasi kontemporer terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan yang signifikan, yang mencapai 107,29% dibandingkan jumlah kunjungan pada periode 1-18 Agustus 2023. Peningkatan pengunjung juga terjadi 30% dibandingkan tahun sebelumnya. KAWS memberikan dampak peningkatan pengunjung karena beberapa faktor, karena kolaborasi unik antara seni instalasi kontemporer dari Amerika Serikat dan Mahakarya Warisan Budaya yang menjadi magnet menarik pengunjung terutama generasi muda. Hal ini mengaktualisasikan destinasi wisata cagar budaya dan sejarah menjadi destinasi yang lebih bisa diterima oleh banyak kalangan tanpa mengurangi nilai budaya. Terbukti dari kolaborasi ini berdampak positif bagi peningkatan pengunjung, perekonomian, dan kesejahteraan lokal. Selain KAWS kawasan Candi Prambanan juga mengadakan Ramayana Ballet Prambanan dan Jazz Prambanan yang juga memberikan kontribusi pada peningkatan pengunjung.
Di era kolaborasi ini menjadi salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian negara salah satunya membuat sebuah festival budaya. Dengan industri seni, kuliner, dan musik yang akan mengadakan festival budaya.
Symphony of Java
Mengenalkan sebuah budaya dengan berkolaborasi dengan Yogyakarta Royal Orchestra yang berlokasi di Candi Prambanan. Seperti yang kita ketahui Sendratari Ramayana Prambanan mampu menunjukkan sejarah melalui seni tari dan drama tanpa dialog. Kombinasi antara penampilan tari dan drama tanpa dialog dengan musik orkestra serta festival kuliner dapat menciptakan pengalaman budaya yang menarik bagi para pengunjung. Pertunjukan seni panggung yang menggabungkan seni tari dan drama tanpa dialog, yang disertai dengan live music dari orkestra. Dengan latar belakang Candi Prambanan dan sekitar nya panggung untuk para orkestra. Di lain hari akan ada konser musik orkestra yang membawakan lagu trend maupun daerah yang ada di Indonesia. Dengan demikian penyanyi lokal, budayawan, seniman akan berkontribusi. Dengan menggunakan musik orkestra akan yang menjadi magnet menarik pengunjung terutama penikmat musik orkestra dan juga seni tari.
Tidak hanya sampai di seni pertunjukan, festival ini akan menyuguhkan kuliner budaya. Di mana pada festival ini akan menampilkan berbagai hidangan dan makanan khas dari berbagai daerah Jawa. Sehingga pengunjung dapat merasakan keanekaragaman rasa dan budaya kuliner. Tidak lupa dengan Pasar Budaya dan kerajinan tangan, dapat menampilkan produk-produk kerajinan tangan, barang-barang seni, dan souvenir yang terkait dengan budaya-budaya yang diwakili dalam acara festival. Hal ini dapat memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk membeli barang-barang unik dan berkualitas tinggi untuk mendukung para pengrajin lokal dan ekonomi kreatif.
Acara yang berlangsung selama 2 hari, untuk hari pertama pertunjukan musik dan penyanyi lokal. Lalu, untuk hari kedua seni tari tersebut. Festival kuliner dan pasar budaya sebagai pelengkap di acara utama tersebut. Dengan festival ini akan menciptakan pengalaman menarik bagi pengunjung yang ingin melihat budaya dengan nuansa yang berbeda. Peningkatan wisatawan dapat meningkatkan pendapatan pedagang lokal. Kemudian pembelian produk lokal听 dapat mendorong konsumen untuk membeli barang lokal yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Penulis: Kalingga Wenna F.P 听





