Terlahir dengan kondisi spesial membuat anak dengan kondisi down syndrome membutuhkan perhatian khusus dari orangtua, salah satunya terkait kebersihan rongga mulut dan gigi yang umumnya kurang menjadi prioritas. Anak yang terlahir dengan kondisi down syndrome memiliki beberapa ciri fisik, seperti: floppiness (kekakuan otot), kondisi mata yang miring, dan mulut kecil dengan lidah yang lebih menonjol serta cenderung mengalami masalah dalam kesulitan belajar.
Keterbatasan fisik tersebut menyebabkan perawatan gigi anak down syndrome jarang dilakukan sejak dini, karena ada masalah kesehatan lain yang harus diprioritaskan. Kesehatan gigi dan mulut anak dengan down syndrome penting menjadi perhatian orangtua, mengingat hal ini akan mempengaruhi kesehatan tubuh anak secara keseluruhan. Anak dengan down syndrome lebih rentan mengalami beragam masalah kesehatan gigi dan mulut karena kekebalan tubuhnya. Kelainan bawaan akibat down syndrome berpengaruh terhadap kelangsungan dan kualitas hidup anak serta besaran biaya yang dibutuhkan untuk mengatasinya.
Perawatan gigi seringkali terlupakan karena orangtua lebih fokus dengan masalah kesehatan anak down syndrome sehingga pola makan anak down syndrome seringkali termasuk ke dalam golongan makanan tidak sehat bagi kesehatan gigi karena termasuk ke dalam makanan dan minuman yang bergula. Hal ini dibahas secara khusus oleh Agung Sosiawan di jurnal F 1000 Research yang telah publish bulan Juli 2022, menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua terhadap kesehatan gigi dan mulut anak dengan down syndrome.
Hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua terhadap kesehatan gigi dan mulut anak dengan down syndrome dapat digambarkan semakin tinggi tingkat pengetahuan orang tua maka semakin bagus status kesehatan gigi dan mulut anak dengan down syndrome. Hal tersebut dapat dijelaskan karena semakin tinggi tingkat pengetahuan orang tua maka orang tua akan cenderung lebih protektif terhadap kesehatan gigi dan mulut karena orang tua dengan tingkat pendidikan tinggi akan lebih selektif dalam memberikan makanan ke anaknya serta rajin membawa anak dengan down syndrome ke dokter gigi sehingga kesehatan gigi dan mulut lebih terjamin.
Penulis: Dr. Agung Sosiawan, drg., M.Kes., MH
Informasi lebih detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di: https:// https://
Agung Sosiawan, Dian Agustin Wahjuningrum, Dini Setyowati, Michelle Suhartono, Natasha Winona Audrey, Tata Prasantat Mawantari, Fery Setiawan, Ajinkya M. Pawar. [2022] The relationship between parents’ oral hygiene knowledge and children with Down Syndrome’s oral hygiene via OHI-S. F1000Research Vol. 11, pp: 374





