51动漫

51动漫 Official Website

Tahukah Kamu Bahwa Spirulina Dapat Digunakan sebagai Pengobatan Alternatif Demam Tifoid?

Foto by Alodokter

Tahukah anda bahwa spirulina dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif demam tifoid? Jika anda tidak mengetahui maka anda selayaknya membaca artikel yang telah ditulis oleh Januarisca dkk pada tahun 2023. Disebutkan bahwa demam tifoid merupakan salah satu penyakit endemis dan masalah kesehatan di Indonesia. Penyakit demam tifoid dikarakterisasikan oleh demam tinggi sehingga menyebabkan kelainan pada sistem gastrointestinal yang berujung terhadap penurunan kesadaran penderitanya. Penyakit demam tifoid, menurut organisasi kesehatan dunia internasional, menyebabkan 11 sampai 21 juta kasus dengan tingkat kematian sejumlah 128 ribu sampai dengan 161 ribu kematian. Mayoritas kasus kematian didominasi oleh negara di Kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Sub Saharan Afrika. Insiden penyakit demam tifoid di Indonesia masih tinggi yaitu menyerang 358 orang dari 100 ribu orang di Kawasan padat penduduk.

Penyebab penyakit demam tifoid adalah bakteri Salmonella yang ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi dengan kotoran penderita demam tifoid. Saat ini, pengobatan terhadap penyakit demam tifoid adalah dengan menggunakan antibiotik. Namun seiring dengan perjalanan waktu, pengobatan dengan antibiotik menyebabkan resistensi sehingga perlu dicari bahan alternatif yang dapat digunakan untuk mengobati infeksi demam tifoid. Salah satu strategi pencarian bahan alternatif tersebut dengan menggunakan spirulina. Spirulina dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh (berfungsi sebagai imunomodulator) sehingga penggunaan spirulina dihubungkan dengan peningkatan fungsi dan sel sistem imunitas tubuh.

Hal ini sesuai dengan penelitian yang telah dimuat di jurnal internasional terindeks scopus. Pada jurnal ini, disebutkan bahwa penggunaan spirulina sebagai bahan alternatif pengobatan terhadap demam tifoid dapat meningkatkan fungsi dan sel sistem imunitas tubuh (sebagai imunomodulator) sehingga diharapkan dapat mengatasi infeksi demam tifoid yang disebabkan oleh bakteri Salmonella. Imunomodulator merupakan suatu substansi yang mampu memodulasi fungsi dan jumlah sel di dalam sistem imunitas tubuh sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan aktivitas sistem imunitas tubuh di dalam menghadapi infeksi demam tifoid yang disebabkan oleh bakteri Salmonella. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk pengembangan bahan alternatif untuk mengurangi penggunaan antibiotik di dalam mengobati demam tifoid yang disebabkan oleh bakteri Salmonella.

Penulis: Prof. Dr. Theresia Indah Budhy, drg., M.Kes., Sp.PMMF(K)

Informasi lebih detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

Bernadeth Vindi Januarisca, Theresia Indah Budhy, Alfia Andriyani, Ahmad Hidayat, Stevani Florentia Bahi, Uliya Mardhiyanti. [2023] Number of Peritoneal Macrophages Cells in Salmonella typhi-Induced Mice After Spirulina platensis Administration. Malaysian Journal of Medicine and Health Sciences Vol. 19(3), pp: 15-18

AKSES CEPAT