51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Tea Tree Oil, Harapan Baru Pengobatan Keputihan pada Wanita Hamil

Foto by Alodokter

Salah satu yang sering dikeluhkan oleh wanita hamil adalah ˜keputihan™. Istilah ˜keputihan™ sering diderita oleh wanita sepanjang siklus hidupnya mulai dari masa remaja, masa reproduksi atau menopause. ™Keputihan™ dalam masa reproduksi khususnya saat kehamilan disebut dengan kandidiasis vulvovaginalis (KVV) yaitu penyakit infeksi pada organ reproduksi wanita, mukosa vulva dan vagina, yang ditandai adanya ˜keputihan™ dan gatal akibat pertumbuhan berlebihan dari jamur spesies Candida.1,2

Wanita hamil memiliki kemungkinan lebih besar mengalami infeksi bergejala yang disebabkan spesies Candida, namun sering juga didapatkan infeksi Candida tidak bergejala yang lebih tinggi selama masa kehamilan.3 Peneliti Sutaria melaporkan dalam sebuah jurnal kesehatan tentang tingginya kejadian KVV sebesar 45,18% (61 orang) dari 135 wanita hamil. Terbanyak ditemukan pada usia dewasa muda dan wanita yang sering hamil.4 Masalah lain yang ditemui pada kasus KVV beberapa tahun terakhir adalah terjadinya pergeseran pola spesies penyebab KVV dari C. albicans menjadi C. non-albicans. Infeksi C. non-albicans sering dihubungkan dengan kejadian KVV rekuren (KVVR) atau KVV yang kambuh-kambuhan lebih dari 4 kali dalam setahun. KVVR ini bahkan perlu diwaspadai sebagai penyebab timbulnya kekebalan pada antijamur, sehingga respon pengobatan menjadi kurang efektif.5

Dari data hasil pengobatan terhadap KVVR ternyata jenis pengobatan dengan memasukkan obat antijamur yang dimasukkan ke dalam vagina secara langsung tidak adekuat membunuh infeksi Candida, bahkan sekitar 13% kasus menjadi KVVR, sehingga perlu tindak lanjut pemberian obat yang tepat, mengingat KVV pada kehamilan sering menjadi infeksi berulang dan kronis. Ketidaknyamanan menyebabkan sebagian besar wanita yang terkena KVV menggunakan produk alami atau obat-obatan yang tidak memenuhi syarat untuk pengobatan, atau untuk pencegahan kekambuhan.6

Salah satu jenis minyak esensial seperti tea tree oil (TTO) telah dikenal luas penggunaannya dalam pengobatan tradisional dan aman digunakan pada wanita hamil. Tea tree oil secara signifikan ternyata bisa menghambat pertumbuhan jamur Candida dalam berbagai percobaan di laboratorium, namun masih sedikit data penelitiannya yang dilakukan pada manusia.7 Produk TTO diharapkan di masa yang akan datang bisa dirancang untuk pengobatan infeksi jamur pada vagina dan diformulasikan khusus secara intravaginal.8 Beberapa uraian  di atas mendukung pentingnya mempertimbangkan pemilihan antijamur baru alami yang efektif dan aman dalam pengobatan KVV pada kehamilan.

Penulis: dr.Evy Ervianti,Sp.KK(K)                                                                                              

Informasi lengkap dari artikel ini dapat dilihat pada tulisan kami di :

Comparison of tea tree oil 5%, tea tree oil 10%, and nystatin inhibition zones against vaginal Candida isolates in pregnancy

Evy Ervianti, Damayanti, Indah Purnamasari, Linda Astari, Budi Prasetyo, Pepy D Endraswari, Budi Utomo, Endang Wahyu Fitriani, Diah Mira Indramaya, M Yulianto Listiawan, Cita Rosita Sigit Prakoeswa

AKSES CEPAT