Vaginal laxity atau kekendoran saluran vagina merupakan kondisi yang sering terjadi pada wanita terutama setetelah melahirkan pervaginam berulang, juga pada wanita usia lanjut yang telah terjadi menopause, hal ini mengakibatkan rasa percaya diri yang berkurang. Terapi vagina yang kendor ini telah banyak dilakukan terutama laser untuk pengencangan vagina, hasil yang di dapatkan bervariasi, ada yang puas, ada yang kepuasan sedang, bahkan ada yang tidak puas. Terapi stem cell (sel punca) banyak berkembang, terutama hasil metabolit dari sel punca telah banyak dilakukan untuk terapi peremajaan kulit wajah, dan hasilnya baik, sehingga penelitian ini meneliti penambahan terapi amniotic membrane stem sell metabolite product (AMSC-MP). AMSC diambil dari membran amniotik dari plasenta setelah proses kelahiran bayi. Membran amniotik memiliki diferensiasi rendah dan hipoalergenik. Produk metabolit dari AMSC banyak mengandung sitokin dan faktor pertumbuhan yang sangat baik untuk membantu proses penyembuhan luka. Penambahan AMSC-MP pada terapi laser fraksional Erbium yang digunakan untuk pengencangan vagina diharapkan hasilnya lebih baik dibanding yang hanya terapi laser saja. Penelitian ini dilakukan pada tikus coba (Rattus norvegicus) vagina kendor, yaitu tikus 2 hari pasca melahirkan pervaginam, jumlah 36 tikus, dibagi menjadi empat kelompok yaitu K1 (tikus 2 hari pasca melahirkan pervaginam, tidak diberikan perlakuan atau terapi, kemudian langsung diterminasi); kelompok K2 (tikus 2 hari pasca melahirkan pervaginam diberikan terapi gel tanpa AMSC-MP, diterminasi hari ke 21 setelah terapi); kelompok P1 (tikus 2 hari pasca melahirkan pervaginam diberikan terapi laser fraksional Erbium YAG dan gel tanpa AMSC-MP, diterminasi hari ke 21 setelah terapi); kelompok P2 (tikus 2 hari pasca melahirkan pervaginam diberikan terapi laser fraksional Erbium YAG dan gel AMSC-MP, diterminasi hari ke 21 setelah terapi). Kemudian dilakukan pemeriksaan imunohistokimia ekspresi heat shock protein (HSP)-70, kolagen tipe 1, tissue inhibitors of metalloproteinase (TIMP)-1, matrix metalloproteinase (MMP)-1, dan ketebalan mukosa vagina. Hasil yang di dapatkan terdapat perbedaan yang signifikan (P<0,05) dalam ekspresi HSP-70 di antara semua kelompok kecuali K2 dan P1 (P>0,05); tidak ada perbedaan bermakna pada ekspresi kolagen tipe I dan TIMP-1 antar kelompok (P>0,05); terdapat perbedaan bermakna (P<0,05) pada aktivitas MMP-1, dengan aktivitas pada kelompok K2 (5,79卤0,83) lebih tinggi dibandingkan pada kelompok P1 (4,44卤1,82) dan pada kelompok K1 (5,74卤 1,03) lebih tinggi dibandingkan kelompok P2 (4,24卤1,55). Juga terdapat perbedaan yang signifikan pada ketebalan mukosa vagina pada semua kelompok kecuali K2 dan P1 (P>0,05). Kesimpulan yang di dapatkan adalah kombinasi terapi laser fraksional Erbium YAG dan gel AMSC-MP dapat memperbaiki kekendoran vagina pada tikus coba vagina kendor melalui peningkatan ekspresi HSP-70, penurunan aktivitas MMP-1 dan adanya peningkatan ketebalan mukosa vagina.
Penulis : Dr.Brahmana Askandar Tjokroprawiro,dr.,Sp.OG(K)
Experimental Analysis of Vaginal Laxity in Rats Treated With a Combination of Er:YAG Fractional Lasers and AMSC-MP
Trisniartami Setyaningrum1, M. Yulianto Listiawan1, Budi Santoso2, Cita Rosita Sigit Prakoeswa1, Widjiati Widjiati3, Brahmana Askandar Tjokroprawiro2
Informasi lengkap dari artikel ini dapat dilihat pada tulisan kami di :





