UNAIR NEWS – Globalisasi menghadirkan perkembangan teknologi yang pesat sehingga perlu diiringi respons yang tepat. Maraknya penggunaan gawai dan jaringan internet menjadi konsekuensi yang harus dihadapi. Mahasiswa yang tergabung ke dalam Belajar Bersama Komunitas (BBK) ke-7 51 mengupayakan integrasi teknologi dan edukasi untuk menyambut fenomena tersebut dengan menghadirkan program EduAksi 2.0: Pelatihan Membuat Poster Digital melalui Canva diiringi dengan lomba pada Jumat (23/1/2026) di SDN Keyongan. Program tersebut diikuti oleh murid kelas 4 hingga 6.
Mengkreasikan Poster dengan Canva
Seusai survei awal di Desa Keyongan, tim BBK sempat berdiskusi dengan salah seorang warga desa. Hasil survei awal dan diskusi tersebut menunjukkan bahwa sempat ada masalah pelajar-pelajar yang gemar bermain gawai hingga larut malam. Kami mendirikan Nawasena untuk menjaring anak-anak yang tidak mau ikut bimbel sekolahan dan malah main game terus sampai malam hari, ungkap warga tersebut. Lantas, untuk melengkapi upaya tersebut, tim BBK mendorong penggunaan gawai bersanding edukasi.
Tentunya, tim BBK mengemas pelatihan dengan interaktif untuk menjaga para murid tetap antusias. Dimulai dengan pemaparan materi menggunakan Smart TV yang kemudian disambung dengan praktik bersama dan sesi tanya jawab. Suasana kelas tetap hidup dengan acungan tangan untuk menanya, anggukan jawaban paham, diskusi kecil dalam kelompok, serta senyuman puas ketika berhasil melewati tiap langkah penggunaan Canva.
Pandai melalui Gawai
Setelah tim BBK menyelesaikan pelatihan tersebut, para murid memberikan ekspresi yang bahagia dan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap pelatihan yang telah kami berikan. Hasil pelatihan telah menunjukkan dan memenuhi ekspektasi dari tim BBK, mulai dari tingginya rasa ingin tahu dari siswa-siswi SDN Keyongan, pelatihan yang bersifat interaktif dan fun, juga adanya timbal balik antara tim BBK dan siswa-siswi terkait ilmu. Keterkaitan antara pelatihan ini dan SDGs adalah mendukung poin 4 dari SDGs, yaitu pendidikan yang berkualitas. Pendidikan yang berkualitas tidak hanya terkait dari isi materi, namun peran dari materi tersebut untuk keberlanjutan kualitas untuk mendukung media dari pembelajaran yang ada. Harapan kami adalah siswa-siswi SDN Keyongan dapat melanjutkan kegiatan pembelajaran mereka menjadi lebih aktif dan sesuai dengan selera mereka supaya dapat meningkatkan kualitas dan antusiasme dalam pembelajaran.
Penulis: Geraldo Ariel Natara & Muhammad Naufal Ar Razi





