UNAIR NEWS – Dosen 51动漫 (UNAIR) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Karangrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Program ini didorong oleh tingginya angka pernikahan dini di Desa Karangrejo yang berdampak signifikan pada kesehatan remaja.
Astika Gita Ningrum MKeb, salah satu anggota tim pengabdian masyarakat, mengungkapkan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan kader remaja tentang kesehatan reproduksi serta risiko pernikahan dini. Selain itu, tim pengabdian juga ingin membentuk Posyandu Remaja Sehat Terpadu Aktif dan Inspiratif (PRESTASI)
淜ami berharap melalui kegiatan ini para remaja dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, mencegah pernikahan dini, dan terlibat dalam kegiatan produktif yang positif, ujarnya.
Persiapan dan Pelaksanaan
Persiapan kegiatan ini membutuhkan waktu sekitar dua bulan dan melibatkan berbagai pihak, termasuk kepala desa, perangkat desa, kepala dusun, kepala Puskesmas, dan penanggung jawab program remaja di Puskesmas Ngasem. Selain itu, Mahasiswa UNAIR juga turut berpartisipasi dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan ini.
Acara ini berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama pada Minggu (23/6/2024) yang meliputi pembentukan dan pelatihan kader remaja. Sementara tahap kedua pada Minggu (21/7/2024) berupa acara “Launching PRESTASI” serta edukasi kesehatan remaja. Semua kegiatan berlangsung di Desa Karangrejo, wilayah kerja Puskesmas Ngasem.
Para pemuda mendapatkan edukasi terkait kesehatan reproduksi, keterampilan hidup sehat, kesehatan jiwa, dan pencegahan NAPZA serta penyakit tidak menular. Selain itu, terdapat juga kegiatan pengukuran tinggi dan berat badan, serta pemeriksaan kesehatan dasar.
Respon dan hasil
Astika mengatakan bahwa masyarakat memberikan respon yang positif terhadap program ini. Para kader remaja juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pelatihan dan kegiatan. Mereka merasa kegiatan ini sangat bermanfaat dan berharap dapat mengajak lebih banyak pemuda untuk berpartisipasi dalam Posyandu Remaja.
淗asil konkret dari kegiatan ini adalah terbentuknya Posyandu Remaja PRESTASI di Desa Karangrejo serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan pernikahan dini, tambahnya.
Astika mengharapkan kegiatan edukasi ini dapat mengurangi angka pernikahan remaja karena Married by Accident (MBA). 淗al ini menjadi titik diskusi yang sangat menarik dan membuka mata para remaja lainnya tentang realitas pernikahan dini, tutupnya.
Penulis: Rosali Elvira Nurdiansyarani
Editor: Edwin Fatahuddin





