51

51 Official Website

Tingkatkan Kepenulisan Mahasiswa, FIB Luncurkan Komunitas Lingkar Prestasi

(DARI Kiri) Fitra Riyanto, Eka Nurul Farida, dan M. Wahyu Syifaul Mubarok dalam Grand Launching Komunitas Lingkar Prestasi sekaligus Workshop PKM dan Mawapres. (Foto: Istimewa)
(DARI Kiri) Fitra Riyanto, Eka Nurul Farida, dan M. Wahyu Syifaul Mubarok dalam Grand Launching Komunitas Lingkar Prestasi sekaligus Workshop PKM dan Mawapres. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan sejarah karena menulis adalah bekerja untuk keabadian kalimat melegenda dari Pramoedya Ananta Toer ini akan selalu tersemat bagi seluruh masyarakat. Tak terkecuali mahasiswa sebagai akademisi yang menaruh minat yang besar dalam menulis.

Menulis yang fungsinya untuk mempertajam analisis berpikir dan merekam diri sejak dini, rupanya, menjadikan beberapa mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNAIR tergerak melakukan sesuatu. Fitra, Dian, Nurul, Bima, dan Adit berinisiatif untuk mendirikan sebuah komunitas menulis di FIB.

Berlatar belakang kondisi dunia kepenulisan yang kurang, sekawanan mahasiswa tersebut membentuk Komunitas Lingkar Prestasi (LIPRES). Pembentukan komunitas itu juga dipengaruhi dorongan untuk memulai mengembangkan semangat menulis. LIPRES ditujukan sebagai wadah mahasiswa FIB menyalurkan minat di dunia penulisan.

Bertajuk Grand Launching Komunitas Lingkar Prestasi di Aula Siti Parwati FIB UNAIR (25/8), Komunitas yang sudah lama direncakan itu akhirnya menuai hasil. Sebab, launching tersebut bersamaan dengan acara sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres). Komunitas tersebut diresmikan pihak tim Pendamping Kemahasiswaan (TPK) FIB UNAIR di hadapan ratusan mahasiswa baru FIB UNAIR.

Bismillah, dengan memohon doa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semoga yang kita lakukan ini bermanfaat bagi 51 tercinta (dilanjutkan memukul gong, Red), ujar Dian TPK FIB UNAIR dalam peresmiannya.

Setelah peresmian, agenda dilanjutkan dengan sesi diskusi oleh tiga penulis inspiratif. Yakni, Eka Nurul Farida, mahasiswa berprestasi (Mawapres) FIB UNAIR; Fitra Riyanto, menteri Kajian Strategi BEM FIB UNAIR; dan M. Wahyu Syifaul, mahasiswa berprestasi sekaligus unggulan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNAIR.

Jadi pembicara pertama, Eka memberikan motivasi terkait bagaimana berprestasi dengan menulis. Mahasiswi yang gemar menelusuri jejak kampung di Surabaya tersebut menyatakan, berprestasi dimulai dengan love what you do, do what you love.

Lalu, jika sudah menemukan potensinya, tinggal dilanjutkan dengan mem-follow (mengikuti, red) jejak senior dengan keep foolish keep hungry, terangnya.

Pembicara kedua, Fitra, mahasiswa organisatoris ini memberikan tanggapan bagaimana caranya menyeimbangkan kesibukan organisasi dengan produktivitas menulis. Bagi dia, keduanya tidak saling mengekang selama mahasiswa dapat menentukan skala prioritas dan mau membuka diri untuk berbaur dengan lingkungan (organisasi).

Sementara itu, Wahyu, mahasiswa Fisika Fakultas Sains Teknologi (FST) yang pernah memenangi lomba PPI di Turki tersebut, mengakhiri diskusi dengan pesan kenikmatan menulis. Menurut dia, ada tiga hal,yaitu intelektual tumbuh, ekonomi tambah, dan lingkungan berdampak.

Intelektual tumbuh itu bagaimana dengan passion (kita, Red) itu dapat menambah pengetahuan. Ekonomi bertambah itu adalah tambahan royalti dari penulis. Dan, lingkungan yang berdampak, yaitu efek yang diberikan secara langsung kepada masyarakat melalui tulisan, terang penulis Buku Pelangi Diri itu.

Perlu diketahui, Komunitas Lingkar Prestasi merupakan wadah bagi mahasiswa FIB yang tertarik dengan dunia kepenulisan. Terdapat mentor yang membantu untuk mengarahkan minat mahasiswa di bidang lomba karya tulis ilmiah, esai, seminar, atau buku. (*)

 

Penulis: Fariz Ilham Rosyidi

Editor: Feri Fenoria Rifai

AKSES CEPAT