UNAIR NEWS 51动漫 memberikan award kepada sivitas terpilih yang dinilai aktif dalam mengisi konten di website maupun blog resmi yang disediakan kampus, Jumat (22/12). Award itu dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi karena turut serta menunjang capaian UNAIR menuju pemeringkatan di Webometric.
Award oleh Direktorat Sistem Informasi UNAIR tersebut diberikan kepada empat kategori penerima. Meliputi, web fakultas, unit, atau lembaga terbaik; web prodi terbaik; blog sivitas akademika terbaik; dan blog mahasiswa terbaik.

Dalam penilaian yang dilakukan DSI (Direktorat Sistem Informasi) UNAIR, 70 persen di antaranya mengacu pada indikator yang diberikan oleh Webometric. Penilaian itu meliputi presence, total jumlah halaman web, termasuk kekayaan file yang terkait dengan konten akademik, dan visibility, total jumlah subnet yang berasal dari backlink yang terhubung ke domain fakultas atau unit kerja.
Lalu, transparency, transparansi konten ilmiah berdasar sitasi atau kutipan yang ditemukan pada google scholar. Khususnya pada artikel yang menggunakan alamat email atau domain resmi universitas. Dan, excellence, kekayaan konten ilmiah yang ditemukan dan disitasi oleh artikel pada web lain. Setiap subdomain dilihat perolehannya pada indikator visibility serta excellence melalui aplikasi Ahrefs dan Majestic.
Sementara itu, 30 persen penilaian lainnya dilihat dari kualitas dan kuantitas isi, baik website maupun blog. Misalnya, materi yang disajikan serta tampilan yang dibuat. Sebanyak 30 persen penilaian tersebut melibatkan empat juri yang kompeten di bidangnya.
Direktur DSI Badrus Zaman, S.Kom., M.Cs., berharap web maupun blog di UNAIR semakin kaya konten. Ditambah, sivitas akademika kian banyak yang memanfaatkan media baik web maupun blog yang diberikan oleh UNAIR.
滽alau kualitas baik, tentu akan di-repost banyak orang. Kita sebagai perguruan tinggi kan menjadi sumber dan acuan untuk segala hal yang menjadi problematika di masyarakat. Jadi, dengan begitu, secara otomatis, backlink bakal bertambah. Secara nggak langsung memberikan pencerahan kepada masyarakat, tutur Badrus.
Saat ini untuk memonitoring web maupun blog di lingkungan UNAIR, tim DSI tengah menyusun sistem yang baik untuk memantau pembaharuan website. 滼adi, kami bisa melihat unit maupun fakultas mana yang sudah upload berita atau konten. Itu akan secara rutin kami sampaikan kepada pimpinan. Itu kontrol bagaimana merawat website kita dari segi konten, ungkap Badrus.
Melalui pemberian award tersebut, Badrus berharap pemeringkatan UNAIR di Webometric semakin naik. Sebab, per Juli 2017, UNAIR masih menduduki peringkat ke-15 di Indonesia, dari yang sebelumnya peringkat 10 per Januari 2017.
漈ahun ini tren kita menurun. Mudah-mudahan nanti ada titik balik. Kita bisa masuk sepuluh besar di Indonesia, syukur bisa lima besar. Harapan kita bisa masuk 2,5 persen dari perguruan tinggi internasional, khusus dari Webometric, ujar Badrus. (*)
Penulis: Binti Q. Masruroh
Editor: Feri Fenoria





