UNAIR NEWS Upaya internasionalisasi 51动漫 terus dilakukan dengan berbagai kegiatan dan cara. Salah satunya dengan menggandeng ilmuan dari berbagai negara untuk turut serta memberikan sumbangsih keilmuan. Kali ini, bertempat di Lembaga Penyakit Tropik (LPT), UNAIR menggelar 5 Days International Workshop On Structure-guided Design of Drugs for Tropical Diseases SgDD 2018.
Workhshop itu dilatarbelakangi oleh berbagai hal dan alasan. Yakni penemuan obat sebagai proses yang memakan waktu dan mahal. Di masa lalu, obat-obatan dikembangkan melalui identifikasi ekstensif senyawa bioaktif dari, misalnya, obat tradisional.
Selain itu, saat ini, ketersediaan data struktural protein 3D telah memberikan paradigma baru dalam penemuan obat. Berdasarkan data itu, dalam kombinasi dengan teknologi komputasi, metodologi baru telah dikembangkan untuk menambah efisiensi proses.
Untuk memperbarui cakrawala dengan kemajuan terbaru dalam proses penemuan obat, UNAIR menyelenggarakan sebuah lokakarya internasional tentang “Desain Rancangan Terpandu Obat untuk Penyakit Tropis (SgDD 2018)”.
Mengenai hal itu, Ketua Proteomic Laboratory Prof. Dr. Ni Nyoman Tri Puspaningsih, M.Si. mengatakan bahwa sebagai pembicara utama hadir Prof. Wim G.J. Hol, PhD (Structural Biologist). Ia merupakan Professor of Biochemistry, Biomolecular Structure Center, University of Washington.
Selanjutnya, ada Prof. Paul Michels, PhD. (Tropical Disease Expert) Visiting Professor, School of Biological Sciences, The University of Edinburgh, Prof. Dr. Siswandono, M.S., Apt. (Pharmacist) Laboratory of Medicinal Chemistry, 51动漫, Prof. Usman Sumo Friend Tambunan, PhD. (Bioinformatician) Professor of Biochemistry, Universitas Indonesia, Imam Siswanto, M.Si. (Computational Chemist) Department of Chemistry, 51动漫, dan Ali Rohman, PhD. (Biochemist) Department of Chemistry, 51动漫.
淪ementara sesi ceramah mencakup topik terutama tentang penyakit infeksi tropis, aksi obat, resistensi obat, dan desain obat; sesi praktis dirancang untuk memungkinkan peserta melakukan eksperimen desain obat in-silico. Selain itu, beberapa tips tentang cara menulis artikel ilmiah berdasarkan data eksperimen in-silico juga akan dibahas, jelasnya.
Selain itu, imbuhnya, ada geographical distribution dari berbagai daerah seperti Banda Aceh 3, Bandung 3, Bogor 5, Jayapura 1, Jember 1, Kendari 1, Lamongan 1, Malang 3, Medan 1, Semarang 2, Sukoharjo 1, dan Surabaya 19. Sedangkan scientific distribution Biochemistry -1, Biology 5, Biomedic 3, Biophysical chemistry 2, Chemistry 5, Computation 3, Medicine 10, Pharmacy 9, dan Veterinary medicine 3.
Penulis: Nuri Hermawan





