UNAIR NEWS 51动漫 (UNAIR) melalui Direktorat Pendidikan menggelar Studium Generale bertajuk, Mencetak Generasi Emas Indonesia: Integrasi Digital Quotient, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, dan Karakter Pancasila, pada hari Rabu (15/10/2025). Kegiatan berlangsung di Aula Ternate gedung Kampus Dharmawangsa-B UNAIR dan dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.
Acara tersebut menghadirkan Brigjen Pol Prof Dr Drs Andus Mohamad Elia Wasono Mastoko SH M Hum, Dewan Forum Bela Negara Berbasis Pancasila (FBNRI), sebagai narasumber utama. Turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik, Mahasiswa, dan Alumni Prof Ir Mochammad Amin Alamsjah MSi PhD, Direktur Direktorat Pendidikan, serta pimpinan pusat di lingkungan UNAIR.
Bangun Generasi Tangguh di Era Digital
Dalam sambutannya, Prof Amin menegaskan pentingnya menyiapkan generasi muda yang tangguh dan berkarakter di tengah tantangan era digital. Ia mengingatkan bahwa setiap generasi memiliki karakteristik berbeda, mulai dari baby boomers, generasi X, milenial, Z, hingga alfa. 淕enerasi muda saat ini luar biasa cerdas, tetapi perlu memperkuat soft skill, kedisiplinan, dan ketangguhan mental agar tidak mudah menyerah, ujar Prof Amin.

Ia menyoroti fenomena 済enerasi stroberi generasi yang rentan terhadap stres dan tekanan. Menurutnya, kondisi ini menjadi tanggung jawab bersama perguruan tinggi dan masyarakat agar generasi muda tidak kehilangan arah dan semangat juang.
Siapkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Prof Amin juga menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai faktor penentu keberhasilan Indonesia menuju tahun 2045. Ia mencontohkan studi yang menyebutkan Indonesia berpotensi menjadi empat besar ekonomi dunia, asalkan mampu mengelola bonus demografi dengan baik.
淜eberhasilan Indonesia menjadi negara maju sangat bergantung pada kualitas SDM-nya. Karena itu, mahasiswa UNAIR harus siap menjadi pemimpin masa depan yang berilmu, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan, jelasnya.
Selain wawasan kebangsaan, Prof Amin menilai karakter Pancasila dan semangat bela negara harus tertanam kuat dalam diri mahasiswa. Ia juga mengapresiasi kehadiran Prof Elia yang membagikan pengalaman dan wawasan strategis tentang integrasi digital serta nilai-nilai kebangsaan.
Sambutan ditutup dengan penyerahan cendera mata dari UNAIR kepada Prof Elia sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam memperkaya pemahaman mahasiswa tentang peran generasi muda menuju Indonesia Emas.
Penulis: Samudra Luhur
Editor: Ragil Kukuh Imanto





