UNAIR NEWS – 51动漫 (UNAIR) memperkuat kolaborasi riset nasional dengan menandatangani kontrak program Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY). Kontrak yang ditandatangani pada Rabu (12/11/2025) ini menaungi 23 PTN-BH di Indonesia, di bawah payung Asosiasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) PTN-BH.
Wakil Rektor Bidang (RICD) Prof Muhammad Miftahussurur dr MKes Sp PD-KGEH PhD secara resmi membuka kegiatan tersebut. Mengawali sambutannya, ia mengapresiasi forum LPPM PTN-BH Indonesia. Pasalnya, forum tersebut berhasil membangun jembatan sinergi antarinstitusi, memperkuat kapasitas riset, serta memastikan hasil penelitian berdampak bagi masyarakat luas.
淢elalui jejaring kolaborasi riset ini, kita membuktikan bahwa kekuatan riset Indonesia bukan hanya terletak pada suatu Individu atau institusi tertentu. Melainkan pada semangat kebersamaan, semangat untuk keadilan akses dan komitmen untuk maju bersama, ujarnya melalui kanal Zoom Meeting.
Perkuat Kolaborasi Global
Mewakili pihak UNAIR, ia menyatakan merasa terhormat bisa tergabung dalam ekosistem riset dan inovasi Indonesia. Ia menyampaikan komitmen UNAIR untuk terus memperkuat kolaborasi agar riset Indonesia semakin mendapatkan pengakuan di tingkat global.

淗ari ini kita menyaksikan momentum penting dalam penguatan ekosistem riset nasional melalui EQUITY 2025, RKI (Riset Kolaborasi Indonesia), yang terwujud dengan penandatanganan kontrak penelitian. Saya rasa kegiatan ini bukan sekadar seremonial administratif. Tetapi merupakan manifestasi nyata dari semangat kolaborasi, sinergi, dan pemerataan kapasitas riset di antara perguruan tinggi di Indonesia, jelasnya.
Tidak berhenti di situ, ia juga mengharapkan komitmen dari para peneliti yang terlibat agar terwujud hasil riset untuk publik. Utamanya, agar riset bukan hanya kegiatan ilmiah di laboratorium. Melainkan juga bisa menjadi motor penggerak inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan industri.
淢elalui skema RKI ini, kita berharap bisa muncul terobosan-terobosan baru yang lahir dari kolaborasi lintas institusi, lintas disiplin, dan lintas daerah. Kita ingin memastikan bahwa hasil riset bisa melahirkan produk, kebijakan, dan solusi yang memperkuat daya saing bangsa, pungkasnya.
Penulis: Dinnaya Mahashofia
Editor: Yulia Rohmawati





