51动漫

51动漫 Official Website

Upaya Peningkatan Aktivitas Analgesik dengan Sistem Multikomponen Ketoprofen- Nikotinamide

Foto by Hello Sehat

Ketoprofen merupakan obat antiinflamasi, analgesic dan antipiretik yang bekerja melalui mekanisme penghambatan prostaglandin. Berdasarkan system klasifikasi biafarmasetika ketoprofen masuk dalam kelas II, artinya bahan obat ini mempunyai permiabilitas yang tinggi tetapi kelarutannya rendah. Kelarutan yang rendah ini menyebabkan efek ketoprofen ini berkurang karena jumlah obat yang diabsorbsi ke dalam tubuh sangat kecil. Berbagai system dan cara dilakukan peneliti dan kalangan industry farmasi untuk meningkatkan kelarutan bahan obat ini.

Sistem multikomponen adalah salah satu system yang peneliti telah kembangkan untuk mengatasi hal tersebut. Sistem ini dibuat dengan mencampurkan ketoprofen -nikotinamid dengan perbandingan molar 2:1 menggunakan metode penguapan pelarut ( solvent evaporation). Terbentuknya system ini telah dikarakterisasi menggunakan instrument difraksi sinar-X serbuk, differential scanning calorimeter dan spektroskopi infra merah.

Sistem multikomponen ketoprofen-nikotinamid ini menghasilkan kelarutan 1,3 kali lebih besar dibandingkan ketoprofen murninya. Hasil uji aktivitas analgesic dengan tikus menunjukkan bahwa tikus yang ditreatment multikomponen daya analgesikkan meningkat dengan tajam dibandingkan ketoprofen murni. Uji toksisitas juga dilakukan terhadap multikomponen ini untuk memastikan keamanannya.

Berdasarkan hasil penelitian diatas, system multikomponen ketoprofen-nikotinamid bisa dikembangkan menjadi sediaan farmasi yang siap dikembangkan di industry.

Penulis: Prof. Dr. Dwi Setyawan, S.Si., M.Si., Apt

Link artikel:

AKSES CEPAT