Masalah kesehatan gigi dan mulut sangat berkaitan dengan produktifitas masyarakat. Data menunjukkan bahwa banyak wilayah di Madura memiliki permasalahan gigi dan mulut yang cukup tinggi, yang mayoritasnya belum mendapatkan perawatan. Fakultas Kedokteran Gigi 51动漫 dan Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Universitas Trunojoyo menjalin kerjasama untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi masyarakat Madura. Kerjasama ini dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman yang telah ditandatangani kedua belah pihak pada 20 Juli 2022 di FKG Unair.
Pada tanggal 12 Juli 2022 dilakukan pelatihan peningkatan kesehatan gigi di wilayah Madura dalam suatu acara pengabdian kepada masyarakat, untuk membangun desa yang mandiri, sehat dan merdeka. Kegiatan ini diberikan pada kelompok sasaran ibu-ibu dan tokoh masyarakat, yang nantinya dapat diberdayakan dengan menjadi kader gigi atau agent of change.
Pada tanggal 26 November 2022 dilakukan pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran anak usia Sekolah Dasar. Bersama kolaborasi dua Fakultas, dirancang suatu media penyuluhan berupa komik kesehatan gigi berbahasa Madura yang bertujuan pula untuk mengklarifikasi beberapa budaya lokal yang tidak baik bagi kesehatan gigi. Beberapa budaya lokal masyarakat Madura yang dirasa perlu untuk diklarifikasi adalah kepercayaan pengobatan gigi pada tenaga non medis. Hasil pre-test dan post-test dari kegiatan ini menunjukkan keberhasilan program. Untuk menjaga kesinambungan capaian, kegiatan semacam ini perlu untuk dilakukan secara berkelanjutan.
Penulis: Ninuk Hariyani, drg., M.Kes., MPH., PhD.
Informasi detail dapat dilihat pada tulisan kami di:
Hariyani N., Setyowati D., Halimah AN., Prananta AW., Hidayati S., Farid M., Anindita HR. Upaya Promotif Kesehatan Gigi dan Mulut di Madura, Jawa Timur. Jurnal Pengabdian Sumber Daya Manusia Volume 2 Nomor 2 Oktober 2022.





